Eksplorasi Keajaiban dan Kekayaan Sejarah Taman Purbakala Sumpang Bita

Koma.co.id, Pangkep– Taman Purbakala Sumpang Bita, sebuah destinasi wisata bersejarah yang menyimpan keindahan tak tergoyahkan dan patut untuk dieksplorasi.

Bosan dengan suasana taman yang itu itu saja? Coba saja datang berkunjung ke Taman Prasejarah Sumpang Bita. Taman Prasejarah Sumpang Bita menjadi destinasi yang menawarkan lebih dari sekadar taman biasa. Dengan cermat dipelihara, taman ini menghadirkan pengunjung pada perjalanan sejarah yang tak terlupakan.

Monumen batu purbakala, reruntuhan kuno, dan lanskap alam yang menakjubkan menjadikan tempat ini sebagai destinasi wisata populer di Pangkep. Tak hanya wisatawan lokal, namun juga wisatawan luar daerah dan mancanegara.

Taman Purbakala Sumpa Bita terletak di Desa Sumpa Bita, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).

Destinasi wisata ini terletak sekitar 58 km dari Kota Makassar.Bukit-bukit kecil yang dipenuhi dengan batu karst ini menawarkan latar belakang yang unik dan menarik bagi kalian yang suka berfoto foto ria atau berselfi. Berikut salah satu gambar panaroma keindahan alam di taman purbakala sumpang bita.

Bagi pengunjung yang tertarik untuk datang ke taman purbakala sumpang bita ini, ada beberapa informasi penting yang perlu diketahui, yaitu:

• Jam operasional: Taman Purbakala Sumpang Bita buka setiap hari, mulai pukul 08.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita.

• Harga tiket:

Harga tiket masuk taman ini sebesar Rp 5.000 per orang. Sementara untuk biaya parkirnya sebesar Rp 5.000.

Untuk bisa sampai ke Tempat wisata ini sendiri dapat ditempuh selama ±2 jam perjalanan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar ke arah jalan poros Makassar-Pangkep, Balocci melalui jalur darat.

Adapun Fasilitas pendukung pariwisata Taman Purbakala Sumpang Bita yang meliputi area parkir, pusat informasi, toilet, dan area istirahat. Selain itu, terdapat jalur pedestrian yang memudahkan pengunjung untuk menjelajahi situs sejarah dan arkeologi yang menarik di Taman Purbakala Sumpang Bita.Tidak hanya itu, di taman ini juga disediakan kursih lipat gunung, meja lipat outdoor dan tripod yang dapat di sewakan seharga 20.000.

Al fitho, yang merupakan salah satu pengunjung merasa cukup puas dengan fasilitas yang disuguhkan di taman Purbakala Sumpang Bita ini.

“Fasilitasnya di sini cukup lengkap, karena sudah ada toiletnya, terus ada gazebo yang dapat digunakan untuk istirahat dan lokasi parkirnya juga cukup luas. Tidak hanya itu ada juga kursi lipat dan meja lipat yang dapat disewa sebagai atribut untuk berfoto-foto, kebetulan di sini juga telah disediakan tripod untuk disewa jadi saya tidak perlu bingung siapa yang akan memegang kamera pada saat saya ingin berfoto-foto,” ujarnya.

Ia berharap taman purbakala sumpang bita ini agar selalu di lindungi kelestariannya dan fasilitasnya bisa lebih memadai lagi.

Dikutip dari laman kebudayaan kemdikbud, di kawasan taman purbakala sumpang bita ini, pengunjung dapat melihat jejak-jejak kehidupan manusia purba yang hidup di Sulawesi Selatan pada masa prasejarah. Di Kompleks Taman Prasejarah Sumpang Bita ini terdapat dua gua prasejarah yaitu Gua Sumpang Bita dan Gua Bulu Sumi, dengan luas kawasan sekitar 2 hektar yang terbagi atas tanah datar dan gunung kapur.

Gua Sumpang Bita

Gua ini merupakan gua terbesar di Kabupaten Pangkep bahkan di Sulawesi Selatan, serta memiliki kubah yang tinggi dan melandai kebelakang. Berada pada ketinggian sekitar 280 meter diatas permukaan laut. Aksesibilitas menuju gua relatif mudah karena tersedianya tangga yang terbuat dari semen selebar 1 meter mulai dari dasar bukit hingga tiba di pintu gua. Gua ini termasuk kedalam gua kekar lembaran dan memiliki 3 ruangan. Permukaan lantai gua cenderung datar dengan lebar 15 meter.

Tinggalan arkeologis pada gua ini berupa lukisan dinding, artefak batu, cangkang molusca, fragmen gerabah serta fragmen tulang dan gigi. Lukisan dinding berbentuk cap tangan dalam berbagai ukuran, cap kaki anak-anak, gambar menyerupai babi rusa dalam berbagai ukuran serta sebuah gambar/lukisan menyerupai perahu. Lukisan – lukisan tersebut berwarna merah dan sebagian besar ditemukan pada dinding sisi kiri gua. Sementaratemuan artefak batu ditemukan tersebar dipermukaan lantai gua.

• Gua Bulu Sumi

Terletak pada ketinggian 200 meter dari permukaan laut dengan mulut gua menghadap ke Barat Laut dengan ukuran lebar 8,82 meter, tinggi 4 meter dengan kedalaman gua 10,15 meter. Gua ini termasuk gua tipe kekar dengan bentuk horizontal, permukaan lantai gua relatif datar di bagian depan dengan struktur tanah yang halus.Tinggalan arkeologis yang ditemukan berupa lukisan dinding, artefak batu, fragmen gerabah dan cangkang moluska.

Keseluruhan lukisan yang ada berwarna merah dibuat dengan teknik cetak semprot.

Taman Purbakala Sumpang Bita, sebuah surga keindahan alam yang tersembunyi, memukau pengunjung dengan pesona alamnya yang menakjubkan. Terletak di antara perbukitan yang hijau, taman ini tidak hanya menjadi saksi bisu sejarah, tetapi juga menjelma sebagai tempat yang memeluk keindahan alam dengan tulus.

Selain kekayaan sejarahnya, Taman Purbakala Sumpang Bita juga memiliki keindahan alam yang luar biasa. Taman ini terletak di kaki Gunung Latimojong, sehingga memiliki pemandangan yang sangat indah. Pepohonan hijau yang rindang, dan sungai yang mengalir dengan tenang menambah keindahan alam sekitar. Para pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil menjelajahi area taman yang luas.

Selain pesona alamnya, taman ini juga menyimpan beragam artefak sejarah yang menggambarkan kejayaan masa lalu. Candi-candi kuno yang masih terawat dengan baik memberikan gambaran kehidupan pada zaman dahulu. Para arkeolog lokal juga terlibat dalam pelestarian dan penelitian terhadap situs-situs bersejarah di dalam taman.

Arham selaku masyarakat yang tinggal di sekitar taman ini mengakui bahwa dirinya sendiri tidak pernah bosan untuk berkunjung ke taman purbakala sumpang bita ini, apalagi Taman purbakala Simpang Bita ini selalu padat pengunjung bahkan terkadang ada beberapa pengunjung yang berasal dari luar negeri.

“Taman Purbakala Sumpang Bita bukan hanya sekadar tempat rekreasi, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah. Taman ini juga tidak pernah terlihat sepi, padatnya wisatawan yang berkunjung ke taman purbakala sumpang bita ini bukan hanya wisatawan lokal, bahkan wisatawan dari beberapa negara pernah berkunjung ke taman purbakala sumpang bita ini hanya untuk melihat bagaimana keindahan taman yang berpadu dengan nuansa sejarah ini,” ucap Arham.

Tidak hanya menjadi tempat bersejarah, taman ini juga menawarkan kegiatan rekreasi seperti trekking, piknik, dan berbagai kegiatan outdoor lainnya. Pengunjung dapat merasakan kesegaran udara dan keindahan alam yang menjadi daya tarik utama taman ini.

Pesona Pukauan Alam Taman Purbakala Sumpang Bita terus memikat hati para wisatawan, meneguhkan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan tersebut. Taman ini tidak hanya menjadi tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi juga sebagai pintu gerbang menuju masa lalu yang kaya akan cerita dan keindahan alam yang mempesona.

:

Penulis: Magfiratul Adawiyah Azha 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *