Koma.co.id– Agent Tour Haji dan Umrah, PT Sandi Patria Wisata menggelar manasik Umrah di Hotel Claro Makassar, Senin, 15 September 2019.
Direktur PT Sandi Patria Wisata, Faisal Ibrahim mengatakan, khusus untuk Sulawesi, pendaftar mencapai 600 hingga 700 orang dari total 1200 orang pendaftar.
“Jadi Sulawesi khususnya di Sulawesi Selatan, sumbangsinya sangat besar. Makanya banyak travel agent yang juga menargetkan di sini,” kata Faisal.
Mengenai adanya kenaikan biaya visa dan administrasi yang ditetapkan pemerintah Indonesia, Faisal mengaku ini merupakan bencana besar bagi perusahaannya yang pasalnya jauh sebelum kebijakan tersebut berlaku, telah banyak yang mendaftar dengan harga yang lama. Sehingga pihaknya mengalami kerugian.
“Patria Wisata sudah menjual kurang lebih 1200 jamaah sampai akhir Desember tahun lalu, dimana kenaikan lebih dari 300 Real atau Rp1,2 juta ditambah biaya administrasi yang ditotal semua mencapai 500 Real. Yang tadinya biaya visa hanya 60 Dollar, sehingga kami harus nombok lebih dari 130 Dollar. Dan ini sudah kami rapatkan dalam rapat kerja nasional tadi malam,” jelas Faisal.
Berdasarkan jumlah, artinya PT Sandi Patria Wisata dirugikan sebesar kurang lebih Rp2 Milyar.
Meski demikian, pihaknya tidak mempersoalkan itu dan optimis tetap harus memberangkatkan 1200 jamaah yang telah terdaftar di perusahaannya.
“Karena kami utamakan pelayanan,” pungkasnya.(Mrw)




