Koma.co.id, Makassar– Bank Indonesia Kantor Wilayah Sulawesi Selatan akan mengukuhkan lima Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota/Kabupaten di Sulawesi Selatan pada 1 Desember 2020.
Bertempat di Hotel Four Points Makassar, lima pemerintah kota dan kabupaten yang akan dikukuhkan antara lain Makassar, Maros, Gowa, Barru, dan Parepare.
Kepala Divisi Implementasi Sistem Pembayaran Pengeloaan Uang Rupiah dan Manajemen Intern (SPPUR MI) Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Ali Aftan mengatakan, kelima kota dan kabupaten merupakan tahap awal di Provinsi Sulawesi Selatan yang akan dikukuhkan. Melihat dari beberapa pertimbangan berdasarkan penetrasi digitalisasi di pemerintahan, kota dan kabupaten tersebut memiliki peringkat transaksi yang sudah bisa menerapkan sistem digital.
“Diharapkan di tahun 2021 mendatang, 24 pemerintah kota dan kabupaten di Sulawesi Selatan bisa dibentuk juga. Agar percepatan digitalisasi bisa dilakukan untuk mempercepat transaksi yang transparan,” ujarnya pada kesempatan konferensi pers, Senin, 30 November 2020.
Selain pengukuhan, dilanjutkan pada siang hari akan diadakan talkshow edukasi Connect Path 2, yang bertujuan untuk membangun dan perkuat jejaring Bank Indonesia dengan 11 stakeholder.
Adapun Bank Indonesia juga akan memfasilitasi business matching antara salah satu start-up digital seperti Gojek bersama dengan pelaku usaha sebagai bentuk konkrit untuk mewujudkan inovasi digital di Sulawesi Selatan.
Dengan tema yang bertujuan untuk melibatkan seluruh individu agar mendukung digitalisasi guna membangun ekonomi yang lebih baik dengan membangun digital mind set, kemudan understanding membuat pemahaman yang sama tentang perkembangan digital untuk membangun, clarity punya mental untuk bersinergi dengan baik dan seragam, dan adaptive bisa beradaptasi terhadap perubahan yang cepat.(Mrw)





