Ekonomi Makassar, Rudianto Lallo: DPRD Jadi Fasilitator Usaha Rakyat

Koma.co.id, Makassar– “Milenial saat ini merubah pola pikir dimana pekerjaan mapan tidak lagi menjadi prioritas, melainkan membuka usaha sendiri,” kata Akbar A T selaku Praktisi Media Sosial dalam diskusi terbuka yang digelar Ikatan Alumni STIMIK Dipanegara, Jumat, 22 November 2019.

Menurut data yang dihimpun Akbar, 18% memiliki kemampun menengah mengelola website dan medsos, 9% memiliki kemampuan informers teknologi digital, 36% tidak memiliki kemampuan apapun, dan 35% pelaku UMKM yang masih menggunakan cara offline.

“Ada baiknya kalau pelatihan pengelolaan industri digital terus dilakukan, karena di sini (Makassar) masih kurang,” tambahnya.

Berbeda dengan ungkapan Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo mengungkapkan pasar pengguna lewat online sudah mencapai 40%, namun belum optimal, padahal masyarakat Makassar sudah melek teknologi.

Saat ini, akses untuk mendapatkan modal belum banyak sosialisasi. Untuk itu, DPRD hadir untuk masyarakat.

“DPRD berfungsi sebagai fasilitator, termasuk jika masyarakat kita sulit dapat akses untuk menunjang usahanya. Tugas kita sebagai pemerintah ingin memudahkan itu dengan menjembatani ke perbankan,” terang Rudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar, Evi Aprialti menambahkan bantuan dana APBD sejak 2015 sudah tidak diadakan, sehingga pemerintah memberi fasilitas dan edukasi melalui Independen pada masyarakat.

“Kami punya program pengembangan usaha, sistem pendukung UMKM. Saat ini, kita punya 1558 koperasi di Makassar. UKM mikro dan kecil dananya di atas ratusan juta.
fokus kami pada pengembangan usaha di lorong. 99% pelaku usaha keluarga
pemasaran produk sudah kerjasama di swalayan, online,” jelas Evi.

Makassar saat ini memiliki produk yang terbanyak adalah makanan, ada juga kerajinan yang dilakukan kelompok UMKM. Produk-produk tersebut telah banyak diekspor ke beberapa negara di Asia Tenggara.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *