Festival Kuliner Khas Indonesia, Tjap Legende Kini Hadir di Makassar

Koma.co.id, Makassar– Festival kuliner warisan lokal khas daerah di Indonesia, Kuliner Tjap Legende kini hadir di Makassar yang telah berlangsung dari 18 Desember hingga 5 Januari 2025 mendatang di Mall Pipo.

Mengusung tema ‘Meet the Authentic: The Journey of Indonesian Legendary Cuisine’, Makassar menjadi kota terakhir roadshow Tjap Legende ini yang sebelumnya digelar di Bandung, Semarang, Solo, Jogja, Balikpapan, Surabaya, Bali, dan Lombok.

Tjap Legende mengajak pengunjung untuk menjelajahi kekayaan budaya dan kelezatan kuliner tradisional Indonesia dari berbagai daerah.

Hadirnya acara ini mengajak pengunjung untuk menikmati aneka kuliner Nusantara yang menjadi warisan turun temurun.

“Ini baru pertama kali dilaksanakan di Makassar. Festival ini bertujuan memperkenalkan kuliner legendaris Indonesia. Untuk mengedukasi generasi muda bahwa kuliner Indonesia menjadi lokal brand di negara sendiri,” ujar CEO Samsaka Group atau Jiiscomm, Febrianto Rachmat dalam konferensi pers pada Sabtu, 21 Desember 2024.

Febrianto mengatakan, kurasi pada tenan yang dihadirkan pada setiap pelaksanaan tenan dilakukan untuk menaikkan kenalan kuliner warisan di lokal Indonesia.

“Berdiri sejak tahun 2012 dengan misi mengembangkan kuliner Indonesia, konten menjadi satu hal diutamakan untuk menjadikan destinasi menarik bagi pengunjung,” tambahnya.

Tata, Pemilik Nasi Tempong Semarang mengakui antusiasme masyarakat Makassar dengan kuliner daerah lain sangat bagus.

“Banyak masyarakat yang berkunjung juga ke tenan saya dan tertarik mencoba Nasi Tempong Semarang,” ujarnya.

 

Festival Kuliner Tjap Legende melibatkan tenant-tenant kuliner legendaris dari berbagai daerah Indonesia seperti, seperti Nasi Tempong & Rawon Bu Joyo, Gudeg Yu Djum 1950 Yogyakarta, Nasi Krawu Buk Tiban 1979 Gresik, Bolo sego Yogyakarta hingga Wingko Babat Kelapa Hijau 1918.

Ada pula Soto Betawi H Agus Barito, Es Puter Conglik 1970 Semarang, Apem Beras Bu Siti 1854 Pasar Ngasem, Bakmi Ayam Kampung Ationg 1962 serta kuliner legendaris lainnya.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *