Koma.co.id, Makassar– Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah resmi membuka Bazar Buku Big Bad Wolf, akses bacaan yang berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat Makassar di Celebes Convention Center (CCC), Jumat, 29 November 2019.
Bazar Buku Big Bad Wolf hadir untuk pertama kalinya di Makassar setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di enam kota, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Medan, Surabaya, Balikpapan dan kini Makassar merupakan kota ketujuh di Indonesia yang Bazar Buku Big Bad Wolf kunjungi dari tanggal 29 November – 9 Desember 2019, buka pada jam 8.00 hingga 24.00. Bazar Buku Big Bad Wolf memberikan diskon mulai dari 60 hingga 80 persen untuk semua buku internasional dengan gratis biaya masuk gedung.
Turut hadir pada acara pembukaan Bazar Buku Big Bad Wolf Makassar 2019 Don Bosco Selamun selaku Directur Berita Metro TV, Ahmad Yani Toni Djajasaputra selaku Kepala KCU BCA Makassar dan Uli Silalahi sebagai Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia.
Uli Silalahi yang kini dikenal sebagai Ibu Buku mengatakan, rendahnya minat baca tentu mempengaruhi tingkat intelektualitas masyarakat. Hal ini akan berdampak pada bagaimana masyarakat menanggapi suatu permasalahan atau isu yang tengah berkembang.
“Minimumnya wawasan dan keilmuan yang terbatas akan mengkerdilkan pola pikir sehingga mereka mudah dipengaruhi oleh berbagai doktrin dan pemahaman negatif. Cara yang paling ampuh untuk mengatasi itu semua hanya satu, yaitu berliterasi. Dengan adanya Bazar Buku Big Bad Wolf ini kami mengajak masyarakat untuk lebih gemar membaca buku. Dengan banyak membaca, kita bisa menjadi kritis dalam menyikapi suatu kejadian dan tidak mudah termakan hoax karena buku adalah jendela dunia,” katanya pada sela-sela pembukaan.
Sebanyak 1.5 juta buah buku hadir dengan berbagai macam genre. Turut di datangkan mulai dari buku anak-anak, seni, budaya, bisnis, arsitektur, memasak, fashion hingga deretan novel karangan penulis terbaik di dunia dengan diskon besar-besaran yakni 60 hingga 80 persen untuk semua buku internasional.
Seiring dengan perkembangan zaman, Bazar Buku Big Bad Wolf turut melakukan inovasi agar anak-anak usia dini lebih tertarik pada buku. Buku anak yang paling diminati dalam Bazar Buku Big Bad Wolf adalah buku ajaib. Buku ini merupakan salah satu terobosan terbaru yang menggabungkan teknologi dan literasi yaitu dengan menggunakan teknologi Augmented Reality (AR).
Teknologi ini dapat menjadikan cerita dan pembelajaran anak-anak lebih interaktif serta lebih mengembangkan imajinasi. Terdapat 17 judul buku ajaib dan pada buku ajaib yang berjudul Ayo Sholat terdapat karakter menarik yaitu Alif untuk laki-laki dan Sofia untuk perempuan. Karakter ini mengajarkan anak-anak bagaimana cara berwudhu, tata cara sholat lima waktu, rukun shalat, bacaan doa yang dibaca di setiap rukunnya.
Selain itu, untuk meningkatkan minat baca, seluruh rakyat Indonesia perlu imbangi dengan ketersediaan buku bacaan yang baik dan bermutu. Untuk itu Bazar Buku Big Bad Wolf memiliki program Corporate Social Responsibility (CSR) yang bernama Red Readerhood.
Melalui program sosial ini, buku-buku bacaan yang baik dan berkualitas akan didonasikan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan hingga ke pelosok tanah air dengan cara mendonasikan buku yang mereka beli di corner Red Readinghood pada Bazar Buku Big Bad Wolf.
Tahun ini Bazar Buku Big Bad Wolf melalui program Red Readerhood bekerjasama dengan Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Abri dan TNI Polri (FKPPI) untuk menebarkan buku bacaan yang berkualitas ke perpustakaan-perpustakaan baik di sekolah, desa ataupun taman bacaan yang berada di Makassar. Bazar Buku Big Bad Wolf berkomitmen untuk bisa selalu memberikan dampak langsung kepada masyarakat Indonesia.
Buku-buku yang didonasikan diharapkan dapat bermanfaat dalam memajukan pendidikan dan menjadi semangat baru untuk masyarakat agar lebih gemar membaca.(rls)





