Koma.co.id, Makassar– Langkah Tokopedia dalam berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia, yakni salah satunya dengan menghadirkan pengalaman O2O (online-to-offline atau offline-to-online), baik lewat Tokopedia Center maupun aplikasi Mitra Tokopedia.
Keberadaan Tokopedia Center diharapkan dapat membantu masyarakat, tidak terkecuaIi meningkatkan daya saing bisnis mereka di pasar nasional, mengingat para pegiat UMKM merupakan penyumbang lebih dari 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Di Sulawesi Selatan, Tokopedia Center telah mulai dihadirkan, juga termasuk di antaranya adalah Tokopedia Center Rural seperti di Kabupaten Pangkep, yakni terletak di Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang; Desa Panaikang, Kecamatan Minasatene; dan Desa Manakku, Kecamatan Labakkang.
Kisah sukses para mitra Tokopedia beberapa di antaranya bahkan ada di Makassar. Surianty Zainal misalnya, pemilik warung kelontong “Toko Yanti”.
Yanti membuka warung kelontongnya sebagai pengganti dirinya yang berhenti menjadi pegawai di instansi pemerintahan.
“Saya berhenti kerja karena ada keluarga yang sakit dan harus dirawat. Jadi, coba buka warung saja untuk menambah penghasilan. Terus coba-coba bergabung di Tokopedia pada Mei lalu. Dan Alhamdulillah ada peningkatan omzet kurang lebih 20 persen per bulannya,” kata Yanti dalam Media Breafing, Kamis, 7 November 2019.
Cerita sukses lainnya juga dirasakan Abdul Wahab yang hanya berjualan bumbu masakan siap saji khas Sulawesi Selatan di Tokopedia.
“Dulu saya sering ditugaskan oleh kantor untuk bekerja di luar kota sehingga saya sangat merindukan menu masakan khas Makassar ketika penugasan saya bertepatan dengan bulan puasa atau hari lebaran, saya ingin sekali membuat masakan khas Makassar sendiri mengobati rasa rindu kepada keluarga. Namun saat itu saya belum mengetahui bagaimana cara membuat ataupun meracik bumbu nya,” kata Abdul.
Hal ini kemudian menginspirasi Abdul untuk menyarankan ibunya untuk membuat bumbu kuliner khas Makassar dan khas daerah lainnya untuk dipasarkan secara online, hingga akhirnya Abdul bersama ibunya menekuni bisnis ini sampai saat ini.
“ibu saya sangat pintar memasak bahkan beliau senang membantu membuat masakan ketika ada acara keluarga atau teman saat itu saya berpikir ibu saya bisa menciptakan peluang lewat berbisnis bumbu masakan instan di platform digital seperti Tokopedia,” tambahnya.
Kini rumah bumbu Ratna merupakan salah satu dari 6,6 penjual yang bergabung di Tokopedia dalam beberapa tahun kedepan Abdul bersama keluarga ingin lebih mengembangkan bisnisnya dan ingin bisa menawarkan lebih banyak ragam bumbu masakan untuk memberikan inovasi bumbu lainnya bagi para pelanggan. Khususnya bagi siapapun yang rindu akan masakan khas asli daerahnya masing-masing.(Mrw)





