KPU Sulsel: Demokrasi Masyarakat Indonesia dalam Pemilihan Dianggap Baik

Koma.co.id, Makassar– Kepala Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan, Hasbullah mengatakan Pemilu di Indonesia dinilai masih lebih baik dibandingkan negara-negara lain yang mana dianggap demokrasi didasarkan dari riset maupun survei lembaga yang menyangkut otoritas.

“Lima hal yang mengukur kebebasan negara. Proses pemilu dan pluralisme, fungsi pemerintahan, partisipasi politik, budaya politik, dan kebebasan politik,” terangnya Dala bincang santai bersama media ada Kamis, 14 Desember 2023.

Meskipun ada hal lain yang dianggap buruk untuk penilaian dalam birokrasi, Hasbullah mengatakan bahwa masih ada juga pertimbangan lain yang masih baik dilaksanakan oleh birokrat. Contohnya dalam penanganan masa pandemi Covid-19 .

“Sekalipun beberapa hal masih ada yang buruk. Namun saat mengatasi pandemi di 2020 lalu, birokrasi kita masih bisa terkoordinasi dengan baik,” jelas Hasbullah.

Selain itu, proses pemilu di Indonesia dianggap nilainya masih baik dalam pelaksanaannya. Meski masih ada partisipasi politik dinilai rendah.

“Penerimaan kita terhadap isu-isu keberbedaan. Indonesia dinilai menjadi negara cerminan yang sukses melakukan pemilu dengan baik. Dan ini juga pentingnya jurnalistik atau media, penting terkait aktivitas kepemiluan,” lanjutnya

Hasbullah berharap, konsolidasi demokrasi menjadi lebih baik ke depan.

“Semoga teman media juga bisa bantu mendorong pemilu bisa punya bobot, ruang demokrasi lebih substantif. Apapun yang diberitakan bisa jadi wajah pemilu,” tutup Hasbullah.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *