Koma.co.id, Makassar– Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar melakukan wawancara di Panti Asuhan Al-Muhajirin untuk mengetahui peran komunikasi dalam menjaga kepercayaan donatur.
Dalam wawancara, mahasiswa mempelajari komunikasi dengan donatur, keterbukaan informasi, pertanggungjawaban bantuan, serta cara panti menghadapi rumor atau kesalahpahaman.
Pihak panti, Ustad Muh. Miolo menjelaskan bahwa WhatsApp dan komunikasi langsung digunakan untuk menyampaikan informasi kepada donatur. Keterbukaan dan komunikasi yang berkelanjutan menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan dengan donatur.
Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai pentingnya komunikasi, transparansi, dan klarifikasi berdasarkan fakta dalam membangun kepercayaan donatur.(rls)





