Koma.co.id, Makassar– Kandidat Calon Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo menanggapi dirinya yang dikait-kaitkan bakal berpasangan dengan kandidat lain, Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto.
Menurutnya, berita yang saat ini tersebar melalui foto di salah satu akun media sosial mengenai dirinya bersama Danny Pomanto hanyalah wacana saja.
Pasalnya, foto yang tersebut adalah secara kebetulan dirinya hadir di pesta pernikahan kerabat yang juga dihadiri oleh para tamu dan tokoh berpengaruh di Makassar maupun di Sulawesi Selatan
“Awalnya ketemu di acara nikahan Irfan, kebetulan ada Danny dan satu meja dengan dia. Kemudian Danny minta foto yang kebetulan minta posenya kita seolah-olah berjabat punggawa. Kebetulan juga itu dihadiri oleh Rusdi Masse. Tidak ada maksud lain,” terangnya dalam suatu wawancara pada koma.co.id. Rabu, 25 Desember 2019.
Adapun salah satu topik pembicaraan yang mereka katakan, yakni adanya kesepakatan.
“Saya sepakat dengan Danny, siapapun yang nanti jadi wali kota, sekda (sekertaris daerah) itu yang ditunjuk Magbul Halim, karena dia sahabat dengan Rusdi Masse. Kalau pas perubahan regulasi, akan langsung mengganti sekda,” tambah None, sapaan akrab Irman.
Adapun nantinya kata None, jika dirinya akan dipasangkan Danny Pomanto, haruslah dirinya yang menjadi wali kota bukan sebagai wakil.
“Saya siap dipaketkan, saya mau kalau dia jadi wakilku karena manajerial birokrasi saya lebih paham. Mengelola pemerintahan itu saya lebih berilmu dari Danny,” jelasnya.
Menurut None, Danny Pomanto sangat baik dalam menjalankan tugasnya saat menjadi Wali Makassar di periode sebelumnya, hanya saja kebijakan yang ia buat yang membuat gaduh.
“Harusnya kebijakan itu, kalau tidak bisa dihindari kegaduhan itu mestinya lebih banyak kebaikan daripada kemudaratan. Pemerintah yang gaduh bisa menjadi dampak bagi penilaian publik,” pungkasnya.(Mrw)




