Koma.co.id, Makassar– Nur Syahadat Syam, pengusaha properti dan travel di Gowa digadang menjadi ketua IKA Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMPN Bontonompo, di mana Syahadat termasuk salah seorang inisiator dari musyarawah besar Yanga akan digelar pada Desember mendatang.
Kegiatan ini mendapat antusias dari alumni. Terbukti, sejumlah figur mulai mengemuka sebagai calon ketua IKA.
Pelaksana kegiatan, Hamzah Haseng Dg Raga, dosen Universitas Sulawesi Barat menuturkan, kegiatan ini akan dihadiri alumni SMPN Bontonompo dari berbagai latar belakang profesi.
“Mubes pertama kali akan digelar dan prediksi awal yang dihadiri ratusan orang mulai dari politisi, birokrat, kepolisian, tentara, pengusaha sampai warga biasa, termasuk dai,” ujar Hamzah, Senin, 25 November 2019.
Hamzah menjelaskan bahwa beberapa nama-nama di internal alumni sudah santer disebut untuk duduk di kepengurusan inti.
Selain membidik ketua Ika para alumni juga mengaku sangat berminat untuk aktif dalam kepengurusan.
“Alhamdulillah, ini yang kita syukuri. Alumni sangat antusias duduk di pengurusan. Mereka sangat respek,” ujar Hamzah.
Setelah Nur Syahadat, berikutnya ada nama AKBP Kahar Muzakkir Dg Mattawang (Kepala BP Palu Sulawesi Tengah). Ada pula Muhammmad Dahlan Maska Dg Sialle seorang pimpinan bank swasta, M Syahrir Patarai Dg Taba (Camat Bontonompo) serta Edy Ismail Bangsawan (politisi).
Beberapa figur dengan latar belakang berbeda juga turut mengemuka. Mereka adalah, Islamuddin (pendidik), Dr Hamzah Haseng Dg Raga (dosen ), Syafaruddin Nyengka (guru dan dai), Suhardi (TNI).
Soal kursi ketua, menurut Nur Syahadat, siapapun yang nantinya terpilih akan didukung penuh. Dg Nyengka mengatakan, alumni SMPN Bontonompo adalah satu dan selalu saling mendukung.
“Lebih banyak yang punya kemampuan lebih dari saya, ada nama Nursyahadat, ada nama Dg Mattawang dan lain lain. Bagi kita mubes ini kita dukung total dan sukses untuk kegiatan amal, siapapun ketuanya kita adalah satu, sebagai keluarga besar SMPN Bontonompo,” ujar Dg Nyengka.(cpy)




