Koma.co.id, Makassar– Prof. Dr. dr. Haerani Rasyid, M.Kes, Sp.PD-KGH, Sp.GK, FINASIM kembali dipercaya memimpin Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin untuk periode kedua. Beliau resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Rektor Unhas di Lantai 1 Gedung Rektorat Unhas, Senin, 16 Maret 2026.
Sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai Dekan FK Unhas, Prof. Haerani menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pada periode keduanya, beliau berkomitmen melanjutkan program strategis yang telah dirintis, sekaligus memperkuat arah transformasi fakultas.
“Alhamdulillah, ini adalah amanah berikutnya. Tidak mudah melanjutkan tanggung jawab besar yang dipercayakan oleh fakultas,” ujar Prof. Haerani.
Kepemimpinan Prof. Haerani pada periode ini akan tetap berlandaskan program pengembangan “HEBAT & SMART Jilid 2”, yang menjadi bagian dari Rencana Pengembangan FK Unhas 2026–2030 dengan fokus pada transformasi humanis, digital, dan global menuju Smart Health Education Ecosystem.
Dalam bidang akademik, FK Unhas terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran melalui digitalisasi, penguatan kurikulum berbasis standar internasional, serta pengembangan interprofessional education. Selain itu, peningkatan publikasi ilmiah menjadi salah satu target utama dalam mendukung indikator kinerja universitas.
Sejalan dengan arah pengembangan global, FK Unhas juga akan memperluas peluang mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan internasional. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan di tingkat global serta memperkuat jejaring akademik internasional.
“Ke depan, kami akan memperbanyak keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan internasional,” tambahnya.
Melalui kepemimpinan periode kedua ini, FK Unhas menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi fakultas kedokteran yang smart, sustainable, dan global, dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.(rls)




