Koma.co.id, Makassar– Badan Pengawas Pemilu meresmikan sekretariat panwaslu kecamatan se Kota Makassar dan kesiapan jajaran Bawaslu Kota Makassar dalam menghadapi Pilkada Kota Makassar 2020, Minggu, 1 Maret.
Menariknya, di setiap sekretariat sudah dilengkapi dengan teknologi mutakhir untuk telekonferensi untuk memudahkan komunikasi.
“Kita koordinasinya itu dalam setiap saat siap. Kami rencananya nanti pada saat berjalan kita akan mengecek kesiapan mereka itu per hari Senin, yang kedua ini akan memudahkan dalam pengawasan kami. Kami tidak menutup kemungkinan, besok lusa kami tidak hadir di kecamatannya, maka tentunya cara ini akan kami lakukan, sehingga tidak ada alasan bagi kami untuk tidak berkoordinasi, konfirmasi, dan tidak tau perkembangan di kecamatan masing-masing,” ujar Ketua Bawaslu Makassar, Nursari.
Di sisi lain, kata Nursari, ini juga menjawab soal IKP yang memposisikan Makassar rawan ketiga tertinggi se Indonesia yang terjadi kecurangan.
“Artinya kami akan menjawab dalam semua aspek dan sarana yang kami miliki akan kami gunakan untuk mengejar kerja-kerja pengawasan kami. Termasuk misalnya soal telekonferensi ini merupakan hal baru mungkin jajaran penyelenggara pemilu. Tapi bagi kami, dari sini kami akan menyukseskan koordinasi maupun konfirmasi ke tingkat bawah,” tambahnya.
Di samping media komunikasi lain misalnya grup WA dan semacamnya. telekonferensi ini digunakan menjadi salah satu alternatif. Misalnya kalau melakuka klarifikasi di salah satu kecamatan dan tidak dapat ke lokasi.
“Jadi kami gunakan sarana yang seperti ini. Kemudian ini juga akan mereduksi atau mempertegas bahwa pengawas pemilu di Kota Makassar nanti siap mengakses semua teknologi. Jangan sampai ada anggapan bahwa Bawaslu gagap teknologi,” tutup Nursari.(Mrw)




