Koma.co.id, Makassar– Suasana haru dan bahagia terasa di SD Islam Athirah Bone saat dua siswa mengikuti Tasmi’ hafalan Al-Qur’an Juz 30. Mereka adalah Ananda Nayyara Shofiyah dan Ananda Prabu Pradipta Hafiz Adinugroho.
Kegiatan Tasmi’ merupakan salah satu tahapan untuk melihat sejauh mana kelancaran dan ketepatan hafalan Al-Qur’an siswa. Dalam kegiatan ini, siswa memperdengarkan hafalannya di hadapan penguji, guru, dan orang tua.
Ananda Nayyara Shofiyah tampil dengan tenang saat memperdengarkan hafalan Juz 30. Setelah menyelesaikan hafalannya, Nayyara memperoleh hasil Jiddan. Hasil tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus buah dari proses menghafal dan murojaah yang selama ini dijalani.
Hal serupa juga ditunjukkan oleh Ananda Prabu Pradipta Hafiz Adinugroho. Dengan penuh percaya diri, Prabu menyelesaikan hafalan Juz 30 dan berhasil meraih hasil Jayyid Jiddan.
Bagi kedua siswa, Tasmi’ bukan sekadar menyelesaikan hafalan. Ada proses panjang yang dilalui, mulai dari menghafal ayat demi ayat, melakukan murojaah, hingga mempersiapkan diri untuk memperdengarkan hafalan di hadapan penguji. Karena itu, pencapaian ini menjadi hal yang patut diapresiasi.
Kepala SD Islam Athirah Bone menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian Nayyara dan Prabu.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas pencapaian Ananda Nayyara dan Ananda Prabu. Semoga apa yang sudah dicapai hari ini menjadi motivasi untuk terus menjaga hafalan dan menambah hafalan berikutnya. Tentunya keberhasilan ini tidak lepas dari usaha anak-anak, bimbingan ustaz dan ustazah, serta dukungan dari orang tua,” tuturnya.
Bagi keluarga, momen Tasmi’ juga menjadi pengalaman yang berkesan. Melihat anak mampu menyelesaikan hafalan yang telah dipersiapkan selama ini tentu menjadi kebahagiaan tersendiri.
Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada Nayyara dan Prabu sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka dalam Tasmi’ Juz 30.(rls)




