Koma.co.id, Makassar– Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI-UMI) menggelar pembekalan bagi 343 sarjana dan insinyur baru melalui 5th Professional Engineer Program Colloquium dan Workshop Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) di Hotel Grand Claro, Makassar, Jumat, 13 Desember 2019.
Diikuti 227 sarjana dari tiga program studi dan 116 insinyur yang akan diwisuda, Sabtu, 14 Desember besok.
Dekan FTI UMI, Zakir Sabara H mengatakan, workshop ini penting sebagai bekal bagi sarjana baru sebelum masuk dunia kerja.
“Bagaimana mempersiapkan para sarjana teknik untuk masuk ke pasar kerja global yang berkelanjutan,” katanya.
Sementara kolokium bagi para insinyur peserta Program Profesi Insinyur (PPI) FTI-UMI untuk memaparkan hasil aplikasi keilmuannya pada profesi yang digeluti.
Setiap sarjana jebolan FTI UMI akan memegang SKPI atau diploma supplement. SKPI merupakan surat keterangan resmi FTI UMI yang berisi informasi tentang pencapaian akademik atau kualifikasi dari lulusan FTI UMI. SKPI bukan pengganti dari ijazah dan bukan transkrip akademik.
SKPI juga menjelaskan secara obyektif dari prestasi dan kompetensi lulusan FTI UMI.
Dari wisuda angkatan kali ini, sebanyak 64 lulusan dari jurusan teknik industri, 44 lulusan dari teknik kimia, dan 119 lulusan dari teknik pertambangan akan memegang SKPI.(rls)





