70 Tahun KALLA, Kontribusi untuk Bangsa dan Merawat Bumi

  • Whatsapp

Koma.co.id– “Terobosan yang sedang dilakukan yakni fokus pada green nature yang menyasar pada sustanable energy, karena yang dibutuhkan oleh bumi yang sudah tua ini dan perubahan iklim saat ini sudah darurat,” ucap President Director KALLA, Solihin Jusuf Kalla pada kesempatan Opening Ceremony HUT ke-70 KALLA.

Green nature concept dan sustanable energy saat ini masih jarang ditemui di wilayah perkotaan. Namun, KALLA sudah memikirkan konsep ini jauh di beberapa tahun belakangan sebelumnya.

Nipah Park, contohnya. Mall kedua setelah Ratu Indah (MaRI) ini dibangun dengan konsep alam terbuka, gedung publik komersil yang bisa dinikmati di tengah kota Makassar.

Nipah Park (Sumber foto: Kalla.co.id)

Komitmen Nipah Park dalam empat tahun terakhir untuk menggunakan sumber daya alam secara efisien, bertanggung jawab, dan berkelanjutan yang mempertimbangkan perlindungan terhadap lingkungan dalam setiap aspek konstruksi dan bangunan.

Menariknya, mal ini telah mendapatkan Sertifikasi Bangunan Hijau di Indonesia berdasarkan penilaian Greenship dari Green Building Council Indonesia dengan kategori Gold.

Sustainable features yang diimplementasikan di NIPAH PARK didasarkan pada prinsip-prinsip bangunan hijau. Dimana dalam proses perencanaan, pembangunan, pengoperasian, dan perawatan selalu mengutamakan penghematan sumber daya alam seminimal mungkin, pemanfaatan lahan dengan bijak, mengurangi dampak terhadap lingkungan, menjaga kualitas mutu udara, dan memprioritaskan kesehatan penghuninya dengan mengedepankan pembangunan yang berkelanjutan.

Aspek pencahayaan alami, optimalisasi pencahayaan, ventilasi alami, sistem daur ulang air dan air hujan, serta menggunakan peralatan teknik mesin yang hemat energi. Bagian yang menarik dari gedung ini adalah mal yang lebih terbuka, sehingga konsumsi energi lebih sedikit.

Konsep green building NIPAH PARK merupakan gabungan atau kombinasi efisiensi energi dan dampak material bagi penghuni, baik pengunjung maupun pengelola gedung. Sebuah konsep holistik yang dimulai dengan pemahaman bahwa lingkungan yang dibangun dapat menimbulkan dampak, baik pada lingkungan hidup, juga orang-orang yang ada di dalamnya.

Chief Executive Officer Kalla Property, Ricky Theodores, mengungkapkan bahwa sejak pandemi tren pengunjung Nipah Park lebih cepat meningkat dari properti lain. Tidak lain tidak bukan karena ada perubahan behavior dari pengunjung pasca pandemi.

“Value terhadap eco livin dan green living ini yang menjadi momentum untuk memperkenalkan properti kita bahwa Nipah Park tak hanya sebagai mal, tetapi menjadi ruang yang lebih dari sekedar tempat belanja,” jelasnya.

Menghitung jauh lebih ke belakang, pada 30 tahun sebelumnya, green nature concept bahkan dibuat dalam properti lain seperti Bukit Baruga. Salah satu unit bisnis milik KALLA ini justru lebih lama dari gedung komersil dan unit bisnis lainnya.

Di 70 tahun usia KALLA, sangat jarang menemukan perusahaan keluarga bisa bertahan hingga usia lebih dari setengah abad ini.

Berawal dari merintis bisnis di bidang tekstil oleh Athirah Kalla, kemudian berkembang menjadi salah satu unit penjualan otomotif, hingga hadir sebagai salah satu perusahaan terbesar dan berpengaruh di Indonesia bagian Timur.

Fokus pada pemberdayaan sumber daya manusia, komitmen KALLA yang menjunjung tinggi nilai agama dan akhlak, tidak heran jika bidang pendidikan seperti Sekolah Islam Athirah dan Kalla Institute dihadirkan sebagai bentuk keseriusan mengajak masyarakat untuk tumbuh dan berkembang bersama.

Tidak tanggung-tanggung, prestasi lainnya KALLA sebagai kontribusi di Indonesia untuk memajukan bangsa, yakni membangun green energy PLTA sampai 1000 megawatt di Poso, Toraja, dan Kerinci.

“Harapannya, InsyaAllah Kalla Grup bisa tetap hidup 100 tahun lagi hingga anak cucu bisa merasakan dan yang paling penting adalah kami berkontribusi untuk memajukan bangsa bukan untuk diri sendiri. Tapi untuk bangsa,” tutup Solihin.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.