Koma.co.id, Makassar– Belum usai masalah distribusi bahan pokok oleh Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial yang dianggap belum merata, masalah lain kembali menuai kritik dari masyarakat.
Kali ini mengenai masalah moda transportasi distribusi.
Melalui postingan salah seorang relawan Covid-19, Suriah, ia menyebutkan bagaimana permasalahan distribusi sembako yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Kota Makassar.
Berikut pernyataan Suriah.
“Ahad 24 april 2020. Jalan Pongtiku tepatnya gudang untuk distribusi sembilan bahan pokok untuk masyarakat Kota Makassar. Namun yang tampak hanya tumpukan beras berkarung-karung, karena salah satu petugas mengatakan bahwa sebagian ada di kantor dinas sosial. Namun ada pemandangan yang sangat sensitif untuk kami pantau d lapangan karena sembako yang akan distribusikan memakai mobil sampah. Agak miris jika kita punya nurani. Apakah memang pemkot tidak mampu memfasilitasi mobil yang agak layak untuk sembako orang miskin.”
“Minggu selanjutnya kami telusuri pembagian sembako untuk kelurahan secara tidak langsung kami datang di Kelurahan Suiang Raya dari keterangan pegawai kelurahan ada 4.000 KK (kartu keluarga). Tapi sembako yang turun hanya 120 atau 125. Ada beberapa teman relawan ingin kordinasi dengan dinas sosiak. Tapi tidak ditanggapi.”(rdk)




