Menko Airlangga: Koperasi Dapat Terlibat dalam Pelatihan Penggerak Ekonomi

Koma.co.id, Makassar– Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengapresiasi Musyawarah Nasional (Munas) Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) yang dihadirinya pada Rabu, 12 November malam tadi.

Hal tersebut menurut Airlangga dianggap sejalan dengan program pemerinrah, yakni untuk menggerakkan perekonomian Indonesia. Dimana dalam salah satu dalam rapat kabinet, dalam rangka menghadapi transformasi perekonomian industri 4.0, pemerintah akan melakukan pelatihan dalam bentuk up skill, re-skill, dan training. Pemerintah akan meluncurkan kartu prakerja, dimana kartu pra kerja itu memberi kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan.

“Pelatihannya bisa di balai, bisa juga di swasta. Pemerintah akan mengidentifikasi sektor termasuk pelatihan coding dan lainnya. Untuk itu, pemerintah akan memberi biaya untuk pelatihan tersebut mulai dari 7 – 30 juta bisa di atas itu, atau bahwa di bawah itu. Pemberian itu nantinya akan diberikan dalam bentuk kartu program dan platform digital. Ini akan disiapkan dalam menko perekonomian dalam 2-3 bulan mendatang,” sebutnya.

hal tersebut juga diminta agar koperasi dapat turut serta, karena pemerintah sudah menyiapkan fasilitas dimana koperasi bisa terlibat dalam pelatihan bekerjasama dengan koorporasi dimana perusahaan yang menyelenggarakan pelatihan itu akan mendapat insentif pajak 200 persen.

“Misalnya, koperasi menyelenggarakan pelatihan senilai Rp1 Milyar, koorporasi bisa membayar itu kemudian mendapatkan fasilitas pemotongan perpajakan sebesar Rp2 Milyar,” pungkas Airlangga.

Sementara itu, Ketua Umum Dekopin, Nurdin Halid mengatakan, nantinya hasil Munas akan dikomunikasikan bersama menteri untuk kemudian dilakukan kebijakan yang bisa membuat ruang ekonomi yang luas untuk Koperasi Indonesia.

“Kita memahami bahwa ke depan di tahun 2020 dikhawatirkan Ekonomi global semakin melemah, ini akan berdampak pada Indonesia,” kata Nurdin.

Salah satu cara untuk mengatasi itu, kata Nurdin adalah sektoring yang saat ini dikelola oleh koperasi. Oleh karena itu, pemerintah melakukan langkah antisipasi untuk ekonomi global yang melemah, bahkan dilibatkan koperasi dan itu sejalan dengan tujuan Dekopin.

“Menko juga meminta supaya sesuai dengan jati diri koperasi musyawarah mufakat dalam memilih ketua umum seakan aklamasi.” Tutup Nurdin.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *