Koma.co.id, Makassar– Pekan Raya Kota Makassar 2022 resmi dibuka pada Jumat malam, 24 Juni 2022.
Diawali tari-tarian adat dan peragaan 21 busana pengantin dan MUA, kegiatan yang dihelat Sulapa Production ini dibuka oleh Staf Ahli Sub Bidang Ekonomi Sulsel, Kepala Dinas Kota Makassar, Forkopimda, Dandim 1408, dan perwakilan Kapolrestabes Makassar.
Staf Ahli Sub Bidang Ekonomi Sulsel, Sukar S Latif dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas kegiatan yang dilakukan Sulapa Event Production ini.
“Semoga melalui pameran ini menjadi pemicu semangat bagi kita semua untuk terus berprestasi serta memajukan kerajinan daerah sebagai potensi ekonomi yang memiliki prospek yang sangat menjanjikan,” katanya.
Kehadiran event ini, juga merupakan kontribusi nyata dalam menyikapi menurunnya perekonomian masyarakat Sulsel khususnya Kota Makassar akibat pandemi COVID 19, Sekaligus menunjukkan upaya nyata dalam menciptakan sinergitas dengan Pemprov Sulsel serta mewujudkan program utama pemerintah yaitu pemulihan ekonomi rakyat.
“Pekan raya seperti ini perlu kita dukung bersama agar menjadi ajang untuk memperkenalkan atau mempromosikan berbagai produk yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan,” sambungnya.
Dalam kegiatan ini, ada lebih dari 200 tenant atau booth UMKM yang berpeluang untuk memperkenalkan produk mereka.
Banyaknya pengisi acara pun nantinya akan dihadirkan setiap harinya selama acara berlangsung dari 24 Juni hingga 3 Juli mendatang.
Ketua Panitia dari Supala Event Production mengatakan persiapan yang dilakukan selama acara berlangsung, Sulapa Production tetap melakukan evaluasi tim untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. t
“Terutama dari segi pengunjung, jalur yang akan dilalui, keamanan, hingga pada tenant. Rencananya kegiatan ini akan dilakukan setiap tahun, dan itu target kami,” ujarnya.
Kepala Dinas Kota Makassar, Muhammad Roem mengapresiasi terselenggaranya Pekan Raya Kota Makassar, ini salah satu kegiatan yang menandakan kebangkitan pariwisata dan UMKM di Kota Makassar, karena diketahui ada ratusan UMKM dalam kegiatan ini.
“Ini merupakan dampak positif terhadap kebangkitan atau pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar melalui sektor ekonomi kreatif terkhusus UMKM yang ada di Makassar. Apalagi PRKM 2022 berlangsung selama 10 hari,” kata Roem.(Mrw)





