Roadshow Terakhir, BCA Gelar Kuliah Umum di Unhas Makassar

Koma.co.id, Makassar– BCA melalui program BCA Berbagi Ilmu menggelar kuliah umum yang menghadirkan rektor Prof. Dr. Jamaluddin Jompa dan Direktur BCA, Antonius Widodo sebagai pembicara di Auditorium Fakultas Kedokteran, Rabu, 24 Mei 2023.

Bertajuk tema Resilience in the Era Uncertainty, ini merupakan agenda terakhir roadshow BCA ke perguruan tinggi seluruh Indonesia.

Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Jamaluddin Jompa dalam sambutannya mengatakan Peran perguruan tinggi terhadap resiliensi dalam era ketidakpastian sangat dibutuhkan.

“Resiliensi itu ketahanan. Ekosistem harus Resiliensi ditentukan dengan seberapa cepat bisa pulih, begitu pula bagi bangsa. Dunia berubah begitu cepat, kita baru-baru ini dilanda pandemi Covid-19,” ujarnya.

Iya menambahkan, semua negara saat ini tanpa terkecuali menerima dampaknya di era yang penuh ketidakpastian ini. Termasuk Amerika seperti saat ini bisa melihat apa yang terjadi pada mereka.

“Hadapi ketidakpastian dengan mempersiapkan diri dengan bekal seperti ilmu. Kita harus kembangkan berbagai kapasitas individual karena semua serba ketidakpastian. Harus realistis dan tidak boleh lari dari kenyataan,” tambah Prof. Jamaluddin.

Dalam kuliah umum yang disampaikan, Antonius Widodo, Direktur BCA menjelaskan bahwa di tengah erayang penuh dengan ketidakpastian, dibutuhkan mental yang kuat untuk dapat mengikuti arus perubahan yang datang. Jika mengambil BCA sebagai contoh, BCA senantiasa beradaptasi dengan tren digitalisasi, terutama untuk menjawab kebutuhan dan perilaku para nasabah.

“Aktivitas digital sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan hal ini dapat dilihat dari transaksi yang terekam di BCA. Hampir 99,7% transaksi terjadi secara digital, di antaranya 91% melalui mobile banking dan internet banking, serta 8,7% melalui ATM dan EDC. Artinya, hampir seluruh transaksi sudah dilakukan secara digital. Hanya 0,3% transaksi terekam melaluikantor-kantor cabang,” papar Antonius Widodo.

Di sisi lain, BCA terus beradaptasi dengan menggabungkan teknologi dan sentuhan manusiademi mendukung kebutuhan para nasabah dengan terus melahirkan inovasi digital danmembuka layanan kantor cabang.

Antonius Widodo mengungkapkan, BCA tidak pernah berhenti membuka layanan kantor cabang.

“Belum lama ini kami membuka cabang di Mamuju, Sulawesi Barat, dan sebelumnya di Bima, Nusa Tenggara Barat. Kami menyadari bahwa transaksi itu sekarang arahnya ke digital, tapi kami juga sadar bahwa kantor layanan dan digital itu saling melengkapi. Kami menyadari bahwa sebagian nasabah juga membutuhkan human touch.”

Berbekal semangat #GenerasiPastiBisa, program BCA Berbagi Ilmu merupakan bentuk nyata dari komitmen BCA dalam mendukung Indonesia mengejar Sustainable Development Goals (SDGs).

BCA Berbagi Ilmu juga memiliki misi untuk mewujudkan pemerataan pendidikan serta literasi keuangan di kalangan generasi muda yang akan berada pada masa puncak Bonus Demografi tahun 2030 mendatang.

Program BCA Berbagi Ilmu juga akan menghadirkan kegiatan “Student Banking Tour” yang akan mengajak sejumlah siswa belajar mendalami materi perbankan seraya berkunjung langsung kekantor cabang BCA. Ada pula kegiatan bertajuk “I’m Capable” yang bertujuan mendorong pendidikan inklusif dan ramah disabilitas khusus mengenai materi keuangan dan pelatihan kepada kaum disabilitas.(rdk)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *