Koma.co.id, Makassar– Sekolah Islam Athirah menggelar Olimpiade Al-Quran II 2021 tingkat di Provinsi Sulawesi Selatan selama dua hari pada 26-28 April secara virtual.
Sebanyak kurang lebih 220 pendaftar dari tingkat SD, SMP, dan SMA. Adapun kategori lomba yang diadakan, yakni hafalan Tahfiz 1 Juz (khusus SD kelas 1,2, dan 3), Tahfiz 3 Juz (khusus SD kelas 4,5, dan 6), Tahfiz 3 Jus (tingkat SMP), dan Tahfiz 5 Juz (tingkat SMA).
Selain itu, olimpiade ini juga menggelar lomba tartilil untuk tingkat SD, SMP, dan SMA se-Sulawesi Selatan.
Ketua panitia Olimpiade Al-Quran II 2021, Andi Gili Ahmad menyampaikan, peserta akan dinilai oleh juri sudah ahli dan telah berprestasi secara nasional maupun internasional.
“Juri yang didatangkan dari berbagai daerah agar penilaian secara jujur dan adil. Adapun dari dewan hakim sendiri juga kami hadirkan seperti Andi Zainuddin, yaitu Musabaqoh tingkat nasional dari Papua, juga ada beberapa dewan hakim yang sudah berprestasi bahkan sampai ke luar negeri,” ujarnya melalui pembukaan secara virtual.
Sementara itu, Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Kajaolalido, Mas Aman Uppi dalam sambutannya mengatakan, motivasi dalam berlomba bukan hanya sekadar mengejar hadiah saja. Tetapi memuliakan Quran.
“Berterima kasih karena sudah memberi wadah untuk para tahfizh di tingkat provinsi khusunya di Sulsel. Tidak semua orang bisa jadi ulama, banyak mubalig tapi bukan ulama, banyak da’i tapi bukan ulama. Tokoh utama harus yang benar-benar takut kepada Allah Subhanahu wa Taala,” ujar
Ia menambahkan, Quran bisa meningkatkan kemampuan, mampu menciptakan rasa damai bagi pembacanya, sekaligus menguatkan kepribadian.
“Adanya lomba ini bukan hanya memamerkan kemampuan kita, tapi sebagai generasi penerus pecinta Al Quran,” tutupnya.
Olimpiade yang dihelat selama dua hari ini akan memperebutkan hadiah berupa piala dan uang tunai jutaan rupiah.(Mrw)





