Koma.co.id, Makassar– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pelatihan Pengembangan Usaha Agrowisata Perkebunan bagi 100 petani kopi di 20 kabupaten dan kota Sulawesi Selatan di Hotel Grand Asia Makassar, Senin, 4 November 2019.
Diadakannya pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan para petani di sektor perkebunan sekaligus pemanfaatan wilayah sebagai destinasi wisata, sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulawesi Selatan.
“Nantinya sektor yang masih difokuskan adalah kopi, di wilayah yang berbasis komoditi kopi seperti Toraja, Sinjai, Enrekang, apalagi yang kita tau sekarang yang marak ada itu adalah kopi, tren warkop dan cafe sedang marak. Sehingga diharapkan nanti bukan hanya kopi,” ujar Kepala Dinas Perkebunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Parenrengi.
Hal lain juga yang ingin ditingkatkan menurut Andi Parenrengi, adalah bagaimana agar petani bisa turut menikmati hasil jangan hanya para pengusaha saja yang mendapat keuntungan.
“Kita juga ingin petani mendapat hak yang sama. Kita juga nanti akan melibatkan yang terkait dengan pariwisata, misalnya nanti menjadikan wilayah perkebunan sebagai destinasi wisata. Selain itu juga, kalau misalnya nanti sudah menjadi tempat wisata, kan mereka membutuhkan pendamping selama berada di sana. Untuk itulah kita melakukan ini agar mereka (petani) bisa memanfaatkan peluang ini,” tambahnya.
Diharapkan nantinya, para sektor agrowisata dapat menjadi salah satu penunjang PAD Provinsi Sulawesi Selatan selain pajak kendaraan.(Mrw)





