Edukasi Masyarakat Tentang Pasar Keuangan, FK-PPPK Gelar Webinar Like It!

  • Whatsapp

Koma.co.id– Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan Melalui Pasar Keuangan (FK-PPPK) menggelar webinar Literasi Keuangan Indonesia terdepan (Like It) series untuk memberikan pemahaman investasi keuangan di pasar modal yang berlangsung 3, 4, dan 15 Juli 2021 melalui platform zoom dan YouTube.

Dihadiri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Purbaya Yudhi Sadewa.

Pada serie pertama ini OJK mendukung upaya LPS untuk melakukan peningkatan keuangan dan berkontribusi untuk Indonesia.

Pandemi covid telah merubah pola kehidupan kita di dunia. Dimana ada keterbatasan salam melakukan belanja. Sehingga tabungan meningkat. Sehingga stimulus ekonomi lebih dari 500-700 Triliun disalurkan.

“Jumlah investor meningkat 5,6%. Kita harus berhati-hati memilih instrumennya jangan sampai menimbulkan spekulasi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Ini harus meningkatkan pendalaman pasar keuangan. Tujuannya agar tidak terjadi pembelian yang justru berdampak merugikan masyarakat,” ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso pada sambutannya.

Menurutnya, acara ini penting dan strategis untuk memberikan masyarakat pemahaman terkait investasi pasar modal. Ini juga dilakukan untuk melindungi masyarakat dari kerugian yang besar.

“Untuk itu, Gunakanlah jasa yang sudah terdaftar di OJK, untuk itu masyarakat dapat melihat dengan www.ojk.co.id. di sana dapat dilihat daftar jasa pasar modal yang terverifikasi dan terjamin,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menambahkan pihaknya akan terus perluas dab mengembangkan sumber pembiayaan transaksi keuangan.

“Fokus kami bagaimana memberluas memperbanyak investasi. Ini sangat pekonomi, pertama we need you, investasikan dana Anda untuk negara ini. Kedua, semakin banyak informasi retail, tingkat informasi pasar keuangan akan lebih bagus, dan ketiga Basis retail untuk ketahanan pasar keuangan. Semakin banyak yang berinvestasi akan semakin kuat untuk meningkatkan pembiayaan ekonomi,” tambah Perry.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *