Gelar Aksi Karya, Siswa SMP Islam Athirah Makassar Unjuk Bakat

Koma.co.id, Makassar– Kelas IX Ashvalta (Asheneba Kuva Lebon Eku Ekata)cv SMP Islam Athirah menggelar Aksi Karya berlangsung selama dua hari, yakni 16 hingga 17 Mei 2023 di Hall lantai I Sekolah Islam Athirah Makassar.

Aksi Karya ini merupakan rangkaian puncak kegiatan ujian praktik khusus untuk kelas IX SMP Islam Athirah Makassar yang dilakukan sejak 4 Mei lalu.

Guru mata pelajaran Pra Karya, Rasmi yang juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia Aksi Karya mengatakan kegiatan berlangsung sejak 4 Mei ini, ada yang dilakukan secara mandiri ada pula digabung dalam Aksi Karya.

“Di acara puncak ini merangkaikan beberapa kegiatan sebagai acara puncak seperti pameran, memasak, bazar. Juga penampilan pentas di panggung seperti menari, drama, presentasi bahasa Indonesia, dan beberapa kegiatan lainnya,” ujarnya.

Aksi Karya ini berjalan sudah dua tahun lamanya. Tahun lalu dilakukan di Auditorium, kemudian tahun ini dilakukan di Hall supaya lebih ramai
ujian praktik dilakukan setiap tahun untuk kelas IX.

“Semoga ke depan kegiatan ini bisa lebih dimantapkan lagi. Tapi kami selalu melakukan evaluasi dan harapannya dengan adanya kegiatan ini anak-anak ke depan bisa mandiri, saling bekerja sama, dan berkolaborasi secara berkelompok,” kata Rasmi menambahkan.

Sementara itu, Dosen STIKES Nani yang juga orangtua salah seorang siswa, Adriani mengapresiasi kegiatan ini untuk melihat bakat dan menggali potensi anak, agar orangtua dapat mendukung aktivitas anak mereka di Sekolah Islam Athirah Makassar.

“Saya melihat Aksi Karya ini sangat bagus untuk melihat perkembangan anak-anak. Dan karena ini ujian untuk anak kelas IX, program ini biar bisa melihat potensi dan bakat anak biar bisa mengarahkan mereka untuk melanjutkan sekolah di mana,” katanya.

Menurutnya, peran Sekolah Islam Athirah sangat bagus, karena dalam memberikan pembentukan karakter, akhlak, dan pendidikan sudah berstandar.

“Kebetulan anak saya mulai dari Playground di Athirah hingga sekarang kelas IX SMP. Jadi kalau melihat perkembangan sudah pasti ada perkembangan. Di usia remaja IX sudah menunjukan kedewasaan seperti punya prinsip dan saya sebagai orangtua tidak bisa lagi mengatur pilihan mereka. Tapi kalau melihat setiap pilihan mereka terutama anak saya selalu positif, sehingga peran kami untuk mendukung dan mengembangkan,” pungkas Adriani.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *