Jelang Pemilu, Akbar Faizal Ingatkan Warga Bahaya Politik Uang

KOMA.CO.ID, MAROS -Legislator Partai Nasdem, Akbar Faizal mengingatkan warga soal bahaya politik uang. Akbar menilai, politik uang menyebabkan demokrasi terbajak oleh politikus korup yang tidak akan mengabdi kepada konstituennya, tetapi mengabdi kepada uang, sebab biaya kampanye yang sangat besar yang telah dikeluarkannya harus kembali modal. Orang Sulawesi sejati tidak akan bersedia menukar harga dirinya dengan imbalan politik uang haram yang dilarang agama dan hukum positif.

“Wargaku yang saya cintai, jangan mau harkat dan martabat diri anda dihargai dengan uang 100 ribu, sekardus mie instan, 2 liter minyak goreng, dan segala macam bentuk politik uang. Harga itu terlalu murah untuk menanggung dampak kerusakan bangsa yang akan terjadi”, ujar putra asli Wajo ini kepada masyarakat Desa Sambueja dan Desa Simbang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Kamis, 1 November 2018.

Read More

Akbar melanjutkan, sudah banyak contoh politisi korup yang menghabiskan karir politiknya dengan mendekam di sel penjara karena korupsi. Biaya kampanye besar akan selalu berbanding lurus dengan tabiat politiknya ketika kelak terpilih. Politisi semacam ini biasanya tidak akan bisa membela masyarakatnya karena dia sendiri disibukkan dengan agenda pribadinya.

“Saya memberi ilustrasi begini. Gaji anggota DPR 60 juta sebulan, jika menjabat 5 tahun (60 bulan) berarti jumlah gaji resmi yang diterima 3,6 miliar. Jika misalnya biaya kampanye membengkak 5 miliar, maka defisit 1,4 miliar belum termasuk kebutuhan pribadi. Dari mana uangnya? Politisi semacam ini sangat rentan korupsi untuk menutup defisit biaya kampanyenya,” tutur anggota Komisi III DPR RI yang kembali maju sebagai calon legislator di Dapil II Sulsel ini.

Akbar mengingatkan juga soal akibat hukum yang akan diterima pihak yang melakukan politik uang. Selain ancaman penjara, calon legislator juga akan menerima sanksi diskualifikasi. Karenanya, masyarakat perlu turu serta aktif berpartisipasi mengawasi jalannya pesta demokrasi agar kredibel dan terpercaya.

Dalam kesempatan penyerapan aspirasi warga dalam rangka Reses Anggota DPR ini, Akbar juga melakukan temu silaturahmi dengan berbagai tokoh masyarakat di kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, dan di Bajoe, Bone. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *