Koma.co.id, Makassar– Di antara pendaftar calon rektor UIN Alauddin Makassar tahun 2023, Prof Wahyuddin Naro dianggap menjadi tokoh literasi moderasi beragama.
Pengurus teras MUI ini beberapa kali menjadi narasumber tentang literasi, lebih unik lagi bagi kalangan generasi muda.
“Kita harus proaktif melakukan literasi khususnya kepada generasi muda,” ungkap pengurus NU Sulsel ini.
Prof WN, panggilan akrab wakil rektor II UIN ini cukup intens dalam bidang ini. Maklum, mantan Ka Biro di UIN ini masih dipercaya sebagai ketua forum kemanusiaan lintas agama.
“Sebenarnya siapapun sapat ambil bagian dalam program terkait literasi. Karena ini tanggungjawab bersama,” kata mantan Ketua KNPI Sulsel.
Konsen dalam soal pembauran, bagi Profesor Naro perlu penyatuan berbagai elemen.
”Pembauran adalah menyatukan elemen yang ada di masyarakat tanpa ada sekat baik suku dan agama, demi tercipta toleransi untuk kemajuan dan keutuhan bangsa,” kata pentolan karateka ini.
Menurut mantan pemberangkatan haji di Sulsel ini, pembauran itu bukan hanya pengetahuan tapi implementasi.
”Bukan sekadar pengetahuan tapi lebih dari itu implementasi supaya menjadi budaya untuk saling menyapa satu sama lain,” ungkap penatar P4 tahun 90an ini.
Tercatat Prof Naro menjadi pembicara di beberapa tempat seperti literasi di kalangan SMP dan SMA serta dalam pendidikan jurnalistik be beberapa waktu lalu.
Diketahui, UIN Alauddin Makassar membuka pendaftaran bakal calon rektor baru. Dan sembilan Profesor mendaftarkan diri sebagai Calon Rektor UIN Alauddin Makassar.
Bakal calon rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengembalikan formulir pendaftaran di Kampus II, Jl H M Yasin Limpo, Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, 13 April 2023.(rdk)





