Si Melon Disinyalir Langka, Ternyata Begini Faktanya

Koma.co.id, Makassar – Kelangkaan pasokan gas elpiji ukuran 3 kilogram atau lazimnya disebut tabung melon belakangan ini sering menjadi perbincangan hangat.

Hal itu diyakini sebagian warga pemukiman Desa Kalebarembeng Kec Bontonompo Kab. Gowa, Jumat 30 Oktober 2020.

Read More

Dituturkan salah seorang warga berprofesi sebagai petani bernama Jumadi, atas kerisauannya terhadap si tabung melon tersebut.

Pasalnya kata dia, untuk mendapatkan gas elpiji itu butuh kesabaran. Selain harganya yang naik hingga di harga Rp 25 ribu juga kehadirannya di warung-warung hanya sekali seminggu.

“Biasanya tiap hari Rabu, baru pi itu ada. Kalo tidak cepat-cepat juga tidak dapat maki,” tuturnya.

Keluhan kelangkaan si melon itu sontak membuat sebagian masyarakat menjadi khawatir.

Seperti halnya yang dialami pedagang keripik singkong Islamiah. Ia meyakini terjadinya kelangkaan si melon ini dikarenakan penggunaan yang tidak semestinya.

Mia, begitu ia disapa mengutarakan perihal yang diyakininya sebagai pemicu kelangkaan tersebut.

“Kan banyak orang gunakan gas itu tidak hanya untuk masak, tapi juga untuk mesin pompa air di sawah. Itu mi kasi habis-habis gas di warung,” sesalnya.

Terpisah, telah dijelaskan Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR VII, Laode Syarifuddin Mursali saat media gathering bersama media beberapa waktu lalu.

Kelangkaan tabung gas 3 kg itu bukan karena pasokannya kurang. Melainkan sebagian oknum tidak menggunakannya tepat sasaran.

Kata dia, kadang yang menggunakan si melon tersebut bukanlah warga semestinya. “Warung penyaji makanan siap saji contohnya, gunakan gas 3 kg itu sudah tidak sesuai prosedur,” ujarnya.

Lanjut dia, jadi bukan langka melainkan tidak digunakan sebagaimana mestinya oleh beberapa oknum yang tidak bertanggungjawab.

Sehingga berkurangnya pasokan gas elpiji ini akhirnya disadari warga sebagai akibat dari penggunaan yang tidak semestinya juga dikarenakan masih banyaknya warga menggolongkan dirinya miskin.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *