Koma.co.id, Makassar– Siswa SMP Islam Athirah Makassar mengenal lebih dekat praktik demokrasi dan peran lembaga negara melalui kunjungan ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jakarta, Senin (12/10/2026). Kunjungan ini menjadi agenda utama Fieldtrip Leadership Jakarta–Bandung yang berlangsung pada 8–12 Oktober 2026, dengan tema “Exploring Places, Building Leaders, Inspiring Future”.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran Pendidikan Pancasila di luar kelas. Siswa berkesempatan mengenal fungsi DPR RI dalam bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan, sekaligus memahami peran lembaga legislatif dalam sistem demokrasi Indonesia.
Kepala SMP Islam Athirah Makassar, Nilamartini, mengatakan, pembelajaran langsung di lingkungan lembaga negara membantu siswa menghubungkan materi pelajaran dengan praktik nyata.
“Melalui kunjungan ke DPR RI, kami ingin siswa tidak hanya memahami materi Pendidikan Pancasila dari buku atau penjelasan guru, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana lembaga legislatif menjalankan perannya,” ungkapnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat memperluas wawasan siswa sekaligus menumbuhkan sikap kritis, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap bangsa. Menurutnya, pengembangan kepemimpinan juga perlu didukung pengalaman yang melatih komunikasi, kolaborasi, pengambilan keputusan, serta kemampuan menghargai perbedaan.
Sebelum mengunjungi DPR RI, rombongan mengikuti sejumlah kegiatan edukatif di Bandung. Pada Jumat (9/10/2026), murid melaksanakan studi banding ke SMP Gagasceria melalui pertukaran informasi mengenai program sekolah dan organisasi murid, serta pertandingan futsal persahabatan. Mereka juga mengunjungi Puspa IPTEK Sundial untuk mengeksplorasi alat peraga sains interaktif dan Saung Angklung Mang Udjo untuk mengenal seni budaya sekaligus mempraktikkan kekompakan melalui permainan angklung.
Pada Sabtu (10/10/2026), siswa mengikuti kegiatan outbound di Grafika Cikole, Lembang. Berbagai tantangan luar ruang menjadi kesempatan untuk melatih keberanian, kerja sama, dan pengambilan keputusan. Rangkaian kegiatan hari itu dilanjutkan dengan kunjungan ke Floating Market Lembang dan Rumah Mode Bandung.
Perjalanan berlanjut pada Minggu (11/10/2026) melalui kunjungan ke Kartika Sari, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Museum Geologi Bandung. Di museum, siswa mengenal sejarah bumi, proses geologi, serta kekayaan sumber daya alam Indonesia. Setibanya di Jakarta, mereka juga mengunjungi Museum Nasional Indonesia untuk mempelajari sejarah dan warisan budaya Nusantara.
Selama lima hari empat malam, siswa memperoleh pengalaman belajar dari berbagai lingkungan, mulai dari sekolah dan pusat ilmu pengetahuan hingga ruang budaya dan lembaga negara. Rangkaian kegiatan ini memberi kesempatan untuk memperluas perspektif serta menghubungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman nyata.
Kegiatan tersebut selaras dengan program Islamic Leadership Skills (ILS) SMP Islam Athirah Makassar yang mendorong pengembangan kepemimpinan berlandaskan nilai-nilai Islam, seperti tanggung jawab, integritas, komunikasi, dan kolaborasi. Melalui pengalaman langsung, siswa diharapkan tidak hanya memahami konsep kepemimpinan, tetapi juga mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk menerapkannya.
Melalui Fieldtrip Leadership Jakarta–Bandung, SMP Islam Athirah Makassar berupaya memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman untuk membentuk generasi yang beradab, berilmu, berprestasi, dan berdampak. Siswa diharapkan mampu berpikir kritis, menghargai keberagaman, serta mengambil peran dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.(rls)





