XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 Sejalan Program Pemerintah Sulsel

Penyerahan simbolis jaket XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 kepada salah seorang peserta, Jumat, 30 Agustus 2019.(foto oleh Marwah)

Koma.co.id– Sebanyak 105 pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) dari 50 perwakilan sekolah tingkat menengah atas dan kejuruan yang ada di Makassar, Palu, Kendari, dan Pasangkayu mengikuti XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 selama 30 hingga 31 Agustus ini.

Ke 105 peserta yang ikut nantinya akan dikembangkan potensi yang dibutuhkan di semua bidang kerja. Kemampuan tersebut mencakup kreativitas, imaginasi, intuisi, emosi, dan etik yang sangat bermanfaat dalam membangun interaksi sosial.

Guna menghadapi revolusi industri 4.0 yang saat ini telah berlangsung, ada beberapa kompentensi dasar yang sudah harus dipersiapkan generasi muda Indonesia. Selain berupa hard skills yang sudah banyak diajarkan di sekolah, mereka juga memerlukan soft skills yang akan membantu proses interaksi sosial di semua keahlian. Hal ini dengan rumusan World Economic Forum mengenai kemampuan atau soft skills yang perlu dimiliki oleh semua orang saat ini, antara lain kemampuan menyelesaikan permasalahan, berpikir kritis, kolaborasi dan koordinasi, komunikasi, serta kemampuan kognitif yang baik.

Tujuan utama diadakannya XYLC ini adalah untuk menciptakan generasi muda dengan kualitas daya saing tinggi yang adaptif terhadap perubahan yang sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4.0. Untuk itu, XL Axiata telah menyiapkan serangkaian topik pelatihan yang sesuai, yaitu Berpikir Kristis dan Kreatif, Public Speaking, Digital Collaboration, Media Sosial yang Menginspirasi, Pemecahan Masalah, Emotional Intelligence, dan Kepemimpinan.

CSR and sustainability XL Axiata, Cipto Rustianto mengatakan konsep pelatihan yang peserta lakukan tahun ini akan berbeda dimana mereka akan diarahkan pada kemampuan digitial solution, dimana nantinya pemecahan solusi akan dibawa ke sekolah masing-masing sesuai dengan kebutuhan.

“Mereka ditantang akan mencari satu kasus untuk kemudian diarahkan membuat solusi, lalu nantinya akan melakukan persentasi untuk digital solusi, membuat prototipe digitalnya seperti apa untuk pemecahan masalahnya mereka. Mereka juga masing-masing akan dibagi menjadi 10 kelompok,” jelasnya.

Diharapkan nantinya ketika kembali ke daerah masing-masing bisa mengembangkan potensi untuk memajukan daerahnya.

Sementara itu, Sekertaris Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Setiawan Aswad mengapresiasi kegiatan yang dilakukan XL Axiata dimana diharapkan nantinya sejalan dengan tujuan pemerintah.

“Ini momennya sangat bagus. Pendidikan tidak hanya diurus pemerintah. Tapi juga masyarakat teruatama bidang usaha. Diharapkan ke depan sistematis untuk dilanjutkan apa yg sudah dirintis. Ini harapkan juga pertisipasi,” kata Setiawan.

Sejalan dengan program pemerintah, tambah Setiawan, dimana para calon ketua OSIS akan dipersiapkan jelan masuk ke perguruan tinggi negeri tanpa mengikuti seleksi apapun.

“Karena muatan yang diberikan ini sangat cocok dengan kebutuhan kita diharapkan nanti bergulir seterusnya sampai apa yang diharapkan gubernur anak-anak kita yang berasal dari sekolah bagus masuk di perguruan tinggi khususnya SMA berkualitas dan anak kita di SMK bisa masuk di jurusan kerja yang mumpuni,” pungkasnya.

Diketahui, Makassar ditunjuk sebagai kota ketiga penyelenggara XL Axiata Youth Leadership Camp 2019 mewakili Kawasan Timur Indonesia.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *