Diskusi Bulanan PKBI Undang Deng Ical Bahas HIV/AIDS

Koma.co.id, Makassar– Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sulawesi Selatan menggelar diskusi bulanan dengan tema “Penanggulangan HIV/AIDS” di Kantor PKBI, Selasa, 15 Oktober 2019.

Dihadiri Bakal Calon Walikota Makassar, Syamsu Rizal “Deng Ical” sebagai narasumber, pihak PKBI memberitahukan akan pentingnya setiap lapisan masyarakat untuk turut terlibat dalam memperhatikan masalah penanggulangan penyakit serius HIV/ AIDS di kalangan masyarakat.

Namun sayangnya, penanggulangan masih masalah ini masih kurang perhatian khususnya bagi pemerintah yang belum membuatkan kebijakan untuk para kaum minoritas. Sementara itu, kurangnya bantuan atau pemberian donasi pada lembaga pemasyarakatan yang fokus pada isu ini dari pihak pemerintah.

Pihak PKBI Sulsel mengaku hanya mendapat bantuan dari donasi gabungan dari luar negeri, dimana bantuan tersebut hanya berlaku sementara. Untuk itu, kehadiran Deng Ical dianggap perlu mempertimbangkan masalah ini sebagai salah satu perhatian penting jika dirinya terpilih sebagai Walikota Makassar periode 2020-2024 mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Deng Ical mendukung penuh lembaga yang fokus pada isu kemanusiaan. Mengingat ini adalah hal yang sangat penting dan dianggap sama berbahayanya dengan isu terorisme.

“Kalau berharap di kebijakan pemerintah, bukannya pesimis. Tapi memang kebijakan pemerintah pusat yang masih menganggap ini bukan masalah besar, instansi yang sebelumnya ada yang namanya Biro Napza justru sudah digabungkan ke dalam Kementerian Kesehatan, padahal ini sangat penting. Kesannya seperti Biro Napza ini dianaktirikan,” tanggap Deng Ical.

Untuk itu, Deng Ical mengajak agar seluruh lapisan masyarakat tidak hanya komunitas saja yang turut memperhatikan isu ini. Termasuk di antaranya juga media yang turut memperhatikan agar penyakit menular ini menjadi perhatian besar.

Diketahui, PKBI Sulsel mencatat, sebanyak 13000 Orang dengan HIV/AIDA (ODHA) terjangkit di Sulawesi Selatan, sementara 10000 di antaranya berada di Kota Makassar.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *