Koma.co.id, Gowa– “Hujan menyambut peserta kuliah kerja nyata di kecamatan tompobulu kabupaten Gowa. Semoga tugas kita menjadi berkah,” ungkap Dr Syamsari sesaat setelah tiba di kantor kecamatan.
Para perangkat pemerintahan dari kecamatan hingga lurah dan desa sejak siang telah siap menyambut kedatangan mahasiswa Universitas Islam Negeri UIN Alauddin Makassar gelombang 69. Bahkan salah seorang lurah mengungkapkan, barusaan terlihat lagi kabut sore hari.
Sebanyak 70 orang mahasiswa KKN tersebar di enam desa dan dua kelurahan wilayah Tompubulu yang berbatasan langsung dengan Gowa serta Jeneponto dan Bantaeng ini.
Dosen Pembimbing Fadli Andi dan Dr Syam langsung memimpin rombongan start dari depan masjid kampus UIN Samata.
Selain Gowa hampir semua kecamatan di wilayah Bantaeng, Takalar, jeneponto, sinjai hingga Kabupaten Selayar menjadi tempat program KKN UIN tahun 2022 ini yang jumlahnya lebih 2000 mahasiswa dari delapan fakultas.
Menurut Dr syam wilayah Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa menjadi tujuan KKN sejak dua tahun harus absen karena pandemi.
”Daerah ini mempunyai ciri khas tersendiri karena berada di puncak gunung serta ada lembah biru serta air terjun yang cukup indah. Kami berharap mahasiswa dapat bersinergi dengan masyarakat dan tetap menjaga etika,” pesan BP UIN Alauddin ini.
Sementara itu Sekcam yang mewakili Camat Darmawansyah bersama jajaran menyambut baik mahasiswa UIN dan berharap program kerja dapat memberi arti khusus kepada masyarakat di wilayahnya.
Turut hadir kepala KUA Kecamatan Tompobuli serta lurah dan kades. Menurut kapus kkn LP2M Dr Suhufi,
acara resmi Rabu kemarin semua peserta KKN sudah berangkat ke berbagai daerah.
”Bone dan Selayar sudah berangkat sejak Selasa malam, dan kamis hari ini merupakan pemberangkatan terakhir ke beberapa kecamatan,” ungkap kapus KKN yang juga dosen FDK ini.





