Intelektual Internasional ke UIN, Jangan Politisi

Koma.co.id– Dunia kampus adalah wilayah intelektual, dengan ragam ide, pemikiran dan riset.

Demikian pandangan beberapa mantan aktivis BEM dan HMI UIN Alauddin Malassar, menanggapi maraknya para politisi masuk kampus, meski dengan dalih kuliah umum.

”Pimpinan kampus jangan terlalu aktif melakukan kegiatan berbau politik dikampus. Seharusnya jauh dari hiruk pikuk politik, dan mestinya pak Rektor lebih focus membenahi kampus dipenghujung jabatannya,” ungkap Muhammad Warakaf (Alumni Muda Fakultas Tarbiyah / Fungsionaris BEM UIN periode tahun 2012-2013.

Para pimpinana mulai dari rektor sampai dekan di UINAM harus lebih focus pada wilayah keilmuan dalam membangun peradaban.

“Harusnya dalam kuliah umum mengundang para ilmuwan yang mempunyai reputasi akademik diakui secara internasional,” tegasnya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Ardiansyah, mantan ketua HMI. Alumni UIN ini menyarankan, supaya kegiatan keilmuan lebih dominan ketimbang politik praktis.

”Kok lebih banyak politisi daripada intelektual yang punya reputasi internasional. Ini kan kampus,” tegas Ardi.

Kedua mantan aktivis ini terkesan menyindir pimpinan kampus yang mengundang salah seorang pimpinan pusat PDIP, dengan acara bertajuk kuliah umum.”Lucu pimpinan UIN,” ungkap aktivis ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *