LPS Imbau Masyarakat Disiplin Kelola Keuangan dan Manfaatkan Penjaminan Simpanan

Koma.co.id, Makassar– Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengingatkan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk lebih disiplin mengelola keuangan dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran secara rutin di tengah tekanan biaya hidup yang semakin tinggi.

Pesan tersebut disampaikan Hanifah Nur Laili selaku pemateri dari LPS III Makassar dalam bincang ekonomi bertajuk “Mengelola Uang di Tengah Dinamika Global: Seberapa Aman Tabungan Kita?” yang digelar Tiga Warna Media Network di Makassar Creative Hub Losari, pada Rabu, 20 Mei 2026.

Hanifah menekankan pentingnya mencatat keuangan secara seimbang. “Kita harus mencatat bukan hanya pengeluaran, tapi juga pemasukan. Kalau pemasukan lebih besar daripada pengeluaran, baru bisa menabung. Sebaliknya, jika pengeluaran lebih besar, maka harus mengatur kebutuhan dengan lebih ketat,” ujarnya.

Berdasarkan survei, sebanyak 66% milenial dan Gen Z mengalami masalah keuangan akibat kenaikan biaya hidup yang tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan. Hanifah juga menyebut pola penggunaan pinjaman online (pinjol) yang berbeda antar generasi. Milenial cenderung menggunakan pinjol untuk kebutuhan hidup, sementara Gen Z lebih banyak untuk gaya hidup.

“Tidak masalah memanfaatkan pinjol, asalkan bertanggung jawab. Kuncinya adalah hindari FOMO, bedakan mana kebutuhan dan mana keinginan,” tambahnya.

Ia memberikan tips praktis menabung: sisihkan uang di awal (pay yourself first), bukan dari sisa uang, serta selalu membedakan kebutuhan dan keinginan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai instrumen keuangan seperti tabungan bank, emas, investasi, hingga crypto sesuai profil risiko masing-masing.

Terkait keamanan simpanan, Hanifah menjelaskan tugas LPS yang menjamin simpanan nasabah di bank. LPS menjamin simpanan berupa giro, deposito, tabungan, dan bentuk setara lainnya hingga maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank.

“Simpanan akan dijamin LPS apabila tercatat di pembukuan bank, tingkat bunganya tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, dan tidak terkait dengan kegiatan yang melanggar hukum,” jelasnya.

Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarga dengan lebih baik dan aman.(rls) 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *