Pelayanan Prima Jeep Kalla Kars Hadirkan Kelengkapan Fasilitas 

  • Whatsapp

Koma.co.id, Makassar– Jeep Kalla Kars senantiasa menghadirkan berbagai kemudahan bagi pelanggan setianya melalui program penjualan dan purnajual. Selain itu, layanan prima juga ditunjukkan pada kelengkapan fasilitas serta kenyamanan di showroom terbarunya.

Showroom dan Bengkel Jeep Kalla Kars berlokasi di Jl Ahmad Yani No. 15 Kota Makassar. Luas showroom 239,98 meter persegi yang berkapasitas 4 display unit dan bengkel 143 + 750 meter persegi yang memuat 6-8 stole.

“Kalla Kars merupakan authorized dealer Jeep pertama di Indonesia Timur yang tentunya sudah terstandarisasi secara nasional, bahkan internasional. Dengan kapasitas showroom dan bengkel yang tersedia saat ini pun sudah sangat cukup untuk melayani pelanggan Jeep di Kota Makassar hingga Indonesia Timur,” ungkap Fery Irawan, Chief Operation Officer (COO) Kalla Kars.

Saat ini Jeep Kalla Kars juga menghadirkan program “Jeep 50% Off” yang memberikan diskon 50% terhadap penjualan original Jeep accessories. Program ini memberikan kemudahan bagi pelanggan yang memiliki hobi custom.

“Kita melihat bahwa produk-produk yang dimiliki Kalla Kars sangat identik dengan hobi. Untuk itu, dihadirkanlah program aksesoirs ini untuk mendukung penggunanya melakukan custom atau variasi pada unitnya. Selain itu, pelanggan juga dapat memiliki merchandise Jeep yang telahh kami sediakan,” ungkap Deswanthy Sari, Branch Manager Jeep Kalla Kars.

Untuk urusan perawatan kendaraan, program ini juga memberikan keringanan diskon engine oil 50%. Ada pula diskon jasa service 20%, gratis general check up 125 point hingga free scan witech original global Jeep.

“Sangat disayangkan apabila pelanggan melewatkan program ini. Karena di luar, pengecakan seperti ini biayanya lumayan besar. Kemudian, pengecekannya juga didukung teknologi scanner yang update software-nya hanya dimiliki bengkel authorized,” ungkap Muhammad Abduh, After Sales Manager Kalla Kars.(rls)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.