PPs Magister Manajemen STIEM Bongaya Bersama BPTH Wilayah II Berbagi Bibit Tanaman di Malino

Koma.co.id, Malino– Program Pascasarjana Magister Manajemen (PPs MM) STIEM Bongaya kembali menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan Pembagian Bibit ini merupakan PPs Magister Manajemen STIEM Bongaya bekerja sama dengan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Wilayah II, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melaksanakan kegiatan berbagi bibit tanaman buah dan tanaman produktif kepada masyarakat di kawasan wisata Hutan Pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Pemanfaatan Kebun Rumah Tangga Berbasis Green Economy untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Dataran Tinggi.” Yang juga dihadiri oleh Ketua STIEM Bongaya Ibu Prof Dr Hj Jannati T.,M.Si, Bapak Wakil 2 Dr Ir Syamsul Alam ST MM, Wakil Ketua 3 Dr Hasbiyadi SE MM, Ketua Prodi S1 Manajemen Dr Edy JUmady M.Si, Ketua Prodi Magister Manajemen Dr Hj Yana Fajriah SE MM, Bapak Ibu Dosen dan M<ahasiswa PPS Magister Manajemen Angkt 49.

Bibit tanaman yang dibagikan meliputi jeruk, jambu, sirsak, daun salam, dan jengkol. Beragam jenis tanaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus manfaat ekonomi bagi masyarakat, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga maupun menjadi potensi sumber pendapatan keluarga di masa mendatang.

Kegiatan berbagi bibit tanaman ini merupakan pelaksanaan PKM yang ketiga kalinya dilakukan oleh PPs Magister Manajemen STIEM Bongaya sebagai bentuk kesinambungan program pengabdian kepada masyarakat. Jika pada kegiatan sebelumnya penyaluran bibit dilakukan melalui Kantor Kecamatan Tinggimoncong, Malino, kali ini pendekatan pelaksanaan dilakukan secara lebih langsung kepada masyarakat melalui penyerahan bibit di kawasan Hutan Pinus Malino.

Bibit tanaman diterima langsung oleh Ibu Syahria selaku Pengelola Hutan Pinus Malino, yang selanjutnya nanti akan disalurkan kepada masyarakat lainnya. Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara perguruan tinggi, instansi pemerintah, pengelola kawasan, dan masyarakat dalam mendukung penghijauan serta pengembangan lingkungan yang produktif dan berkelanjutan.

Perubahan pendekatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian PPs MM tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan melalui kelembagaan pemerintahan, tetapi juga semakin diarahkan pada keterlibatan langsung dengan kelompok masyarakat dan pihak-pihak yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan lingkungan setempat.

Pemilihan tema kegiatan ini didasarkan pada pentingnya membangun kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan lahan rumah tangga secara produktif, efisien, dan berkelanjutan. Konsep Green Economy yang diusung dalam kegiatan ini menekankan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat perlu berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan pemanfaatan sumber daya alam secara bertanggung jawab.

Melalui penanaman tanaman buah dan tanaman produktif, masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat jangka panjang berupa ketersediaan pangan keluarga, penghijauan lingkungan, peningkatan kualitas kawasan, serta peluang ekonomi dari hasil tanaman yang dibudidayakan. Program ini juga mendorong perubahan pola pikir masyarakat bahwa pekarangan dan lahan yang tersedia di sekitar rumah bukan sekadar ruang terbuka, tetapi dapat menjadi sumber pangan, sumber produktivitas, dan aset ekonomi keluarga apabila dikelola secara optimal.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa PPs Magister Manajemen STIEM Bongaya Angkatan 49 dengan Meidy Hadi Susanto sebagai Ketua Panitia.

Keterlibatan mahasiswa menjadi wujud implementasi pembelajaran manajemen ke dalam praktik nyata di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep manajemen secara akademis, tetapi juga mampu mengembangkan kepemimpinan, membangun kolaborasi kelembagaan, mengorganisasi kegiatan, serta menghadirkan solusi yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mengimplementasikan nilai-nilai manajemen berkelanjutan, tanggung jawab sosial, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat karakter pendidikan Magister Manajemen yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga pada kemampuan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Pemerintah untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kerja sama dengan BPTH Wilayah II menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan ini, khususnya melalui penyediaan bibit tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kebun rumah tangga dan penghijauan lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Program ini juga memiliki keterkaitan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 15 (Ekosistem Daratan).

Lebih dari sekadar kegiatan berbagi bibit, program ini membawa pesan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan rumah tangga, kemandirian ekonomi dapat dibangun dari pemanfaatan sumber daya lokal, dan pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan PKM yang berkesinambungan ini, PPs Magister Manajemen STIEM Bongaya berharap dapat terus menghadirkan program-program pengabdian yang inovatif, produktif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung terwujudnya ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di kawasan dataran tinggi Malino.

PPs Magister Manajemen STIEM Bongaya: Berbagi, Memberdayakan, dan Berdampak bagi Masyarakat serta Lingkungan.(rls) 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *