Sempat Terkena Penyerangan, Pelindo Jayapura Pastikan Tetap Beroperasi

Koma.co.id– Pasca kerusuhan yang terjadi di Jayapura, Papua pada Kamis, 29 Agustus 2019 lalu. Mengakibatkan beberapa kerusakan di sejumlah tempat seperti Kantor Bea Cukai dan Pelabuhan Indonesia.

Pelabuhan Indonesia IV mengaku mengalami kerugian yang ditaksir Milyaran Rupiah, karena salah satu alat pengangkut kontainer (reach stracker) dibakar oleh massa.

“Karena harganya yang mencapai Rp6 Milyar, jadi kita harus perbaiki. Yah, sekitar kurang lebih Rp1 Milyar. Kalau kerugian di wilayah pelabuhan hanya kaca-kaca kantor,” ujar Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Farid Padang dalam konferensi persnya di Kantor Pelindo IV, Makassar, Jumat, 30 Agustus 2019.

Meski demikian, operasional pelabuhan tetap berjalan seperti biasanya. Farid memastikan pihaknya tetap melakukan pelayanan.

“Pelayanan operasional kapal yang masuk saat itu adalah kapal kontainer membawa kontainer sekitar 600 kontainer cuman itu sudah jalan (operasin dulu) tiba-tiba ada massa. Jadi untuk menghindari, mereka lakukan labu jangkar. Namun hari ini mereka melakukan penyandaran untuk menjalankan operasional kembali,” jelas Farid.

Adapun antisipasi yang dilakukan, yakni dengan mendatangkan marinir sejumlah 60 hingga 70 personil untuk ditempatkan di terminal pelabuhan dan mengamankan kondisi barang yang operasionalnya tidak ditutup.

“Operasionalnya tetap terbuka dan kapal Pelni juga kami minta tetap memasukkan barang, kalau rutenya sudah harus sandar ya sandar saja, karena keamanan tetap dijaga dan Pelindo menggaransi kalau operasional tetap berjalan,” pungkas Farid.

Sebelumnya kerusuhan terjadi akibat ribuan massa yang berunjuk rasa mulai bertindak anarkis di Jayapura, Papua. Kamis, 29 Agustus lalu.

Akibatnya, selain perekonomian lumpuh, ratusan warga Jayapura mengungsi di tiga titik, yakni di Markas Yonif 751 Sentani, Kodam baru, dan Markas TNI AL di Entrop.

Sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat pelemparan dari massa. Massa juga melakukan penyerangan ke Polsek KP3 Laut dan melakukan pembakaran pelabuhan kontainer. Dilaporkan Kantor Bea Cukai dan Kantor Karantina mengalami kerusakan parah.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *