Sesi II Debat Kandidat Tetap di Jakarta, ARA: Ada Apa denganmu KPU ?

Koma.co.id, Makassar – Terkait gelaran debat calon wali kota dan wakil walikota Makassar sesi II, sejumlah pihak menyarankan agar tidak lagi dilakukan di Jakarta mengingat terjadinya insiden penikaman yang dialami salah seorang relawan calon wali kota.

Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap pada pendiriannya akan menggelar debat publik calon wali kota dan wakil wali kota Makassar sesi II tersebut di Jakarta.

Read More

“Debat sesi dua tetap akan dilakukan di Jakarta. Kasus penikaman yang dialami relawan salah satu pasangan calon itu kewenangan aparat kepolisian,” kata komisioner KPU Makassar, Sri Endang.

Diketahui pada debat sesi pertama, Sabtu, 7 November lalu terjadi penikaman di depan kantor Kompas TV, tempat penyelenggaraan debat calon wali kota Makassar.

Salah seorang relawan Appi-Rahman, Mus menjadi korban penikaman yang hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Rabu, 12 November kemarin, tim sukses Appi-Rahman menyurati KPU Makassar.  Dengan pertimbangan keamanan, Appi-Rahman meminta agar debat sesi dua tidak lagi dilakukan di Jakarta tetapi cukup dilakukan di Makassar.

Juru bicara Appi-Rahman, Andi Fadli Noor mengatakan debat di Makassar justru lebih terjamin karena ada pelibatan aparat kepolisian di Makassar.

Sebelumnya, Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) pun meminta KPU mengkaji ulang rencana menggelar sesi dua debat publik calon walikota di Jakarta.

Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini mengatakan semestinya KPU berkaca dari debat publik sesi pertama yang telah memakan korban.

Sikap ngotot KPU Makassar yang tetap mau menghelat debat publik sesi dua calon wali kota Makassar mengundang banyak pertanyaan. “Ada apa sampai KPU ngotot begini dan tidak mendengar masukan? Ada apa denganmu KPU Makassar?” tanya ARA. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *