Sulsel Diharapkan Tingkatkan Produksi Tebu Agar Tidak Impor Ga 

Koma.co.id, Makassar– Sejumlah kepala daerah menghadiri Sosialisasi Proyek Strategis Nasional pada PTPN Grup yang digelar di Hotel Rinra Makassar pada Rabu, 22 Mei 2024.

Sebagai salah satu penghasil tebu. Sulawesi Selatan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, apalagi sampai saat ini impor tebu masih terus terjadi.

Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan sudah baik, yakni berkisar hampir mencapai persen. Pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh pertambangan dan penggalian 13,63 diikuti jasa lainnya 11,22 persen, dan jasa perusahaan 9,28 persen.

“Kalau bisa pertumbuhan ekonomi di enam, itu sudah baik. Kalau pertumbuhan baik, kita bisa dapat banyak hal. Harus dengan harga terkendali. Tapi nilai tukar bagus. Namun saat ini kita masih impor gula,” kata Zudan.

Untuk dapat melakukan memproduksi tebu lebih baik agar dapat mengurangi impor gula, yakni menetapkan pasca panen, water manajemen sistem, hingga perlakukan terhadap hasil produksi. Diharapkan pimpinan daerah memanajemen proses-proses tersebut.

Diketahui saat ini, Sulawesi telah memiliki lima kabupaten penghasil tebu dengan luas areal 3.212 Ha dan luas panen 2.037 Ha.

Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I, Teddy Yunirman Danas mengatakan khusus wilayah Sulsel sendiri, produksi tebu tahun ini sudah mencapai sekitar 240.000 dan nantinya akan diproses menjadi gula di pabrik yang ada di Kabupaten Takalar dan Bone.

“Itu juga kalau dipabrik menjadi sekitar 16.000 ton gula. Sementara kebutuhan kita secara nasional masih belum mencukupi, makanya kita masih impor,” ujar Teddy.(Mrw)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *