Koma.co.id, Makassar– Pebalap motor internasional tingkat Asia 250cc, Andi Muhammad Fadly hadir pada meet and great Kawasaki atas prestasinya mengharumkan Sulawesi Selatan. Sabtu, 11 Januari 2020.
Pria muda berdarah Makassar ini memulai karirnya sebagai pebalap internasional sejak dirinya berusia 10 tahun.
“Di tahun 2010 awal dan sekarang saya sudah berusia 19 tahun, dari kecil memang ingin jadi pembalap. Awal mulai ikut balap dari Yamaha, kemudian ikut bergabung dengan Kawasaki di tahun 2015 sampai 2019, di 2020 ini masih negosiasi dengan pihak Kawasaki,” katanya.
Sejak bergabung dengan Kawasaki, karir Fadly sebagai pebalap sudah menuju ke tahap internasional. Fadly yang saat ini tinggal di Yogyakarta mendapat undangan dari Gubernur Sulawesi Selatan berkat prestasinya.
Sementara itu, Kepala Cabang Showroom Kawasaki Pettarani Makassar, Heryanto mengatakan hadirnya Muhammad Fadly, karena dianggap sebagai aset nasional sekaligus aset daerah dan secara kebetulan tergabung dalam Kawasaki Racing Team, sehingga diberi apresiasi dan penghargaan sebagai bentuk penghormatan terhadap putra daerah yang bisa mengharumkan nama daerah pada khususnya.
“Semoga ini bisa jadi motivasi, kemudian ke depan Fadly ini kita harapkan bisa berkembang untuk naik ke kelas yang lebih tinggi. Sehingga nanti suatu hari Sulsel khususnya teruntuk umumnya Indonesia punya kebanggaan punya pembalap yang bisa berkiprah di internasional,” katanya.
Ke depan, kata Heryanto, pihaknya akan membuat satu program di mana program ini mencari pebalap baru di Sulsel, karena dianggap berpotensi besar. Hanya saja, memerlukan sarana dan wadah. Sehingga akan membuatkan program agar pebalap muda diarahkan dan bisa berkiprah di tingkat nasional kalau bisa di internasional. Sehingga suatu hari Sulsel punya banyak pembalap yang bisa dibanggakan.
“Harapannya ini dapat dijadikan motivasi terutama buat adik yang punya bakat balap, karena Andi Fadly sendiri kan mulai balap dari usia 10 tahun, kalau punya bakat balap kita harus dukung ke tempat yang sebenarnya, sehingga kalau bisa balap itu jangan di jalanan, jangan jadi geng motor, jangan di jalan raya. Kita akan berikan satu wadah dan dari wadah itu mereka bisa berprestasi tentunya yang pertama kebanggaan, kedua penghargaan diberikan jauh lebih tinggi. Ketimbang mereka di jalanan itu bisa membahayakan orang. Tujuan kita begitu. Jadi kita ajak anak muda kalau punya bakat balap, salurkan pada tempatnya,” pungkasnya.
Diketahui, kurang lebih 120 orang yang berasal dari komunitas Kawasaki di berbagai daerah Provinsi Sulawesi Selatan turut hadir meramaikan meet and great tersebut.(Mrw)





