Koma.co.id, Makassar – Mappatabe’, kebiasaan yang harus dilakukan bagi masyarakat Bugis-Makassar ketika hendak menggelar atau melakukan kegiatan.
Terlebih kegiatan tersebut adalah pertemuan silaturahmi antar tokoh juga keturunan dan kerabat.
Hal itu pun terjadi pada pertemuan akbar keturunan Raja Bone ke 16 Lapatau yang telah mendatangi satu persatu tokoh masyarakat Bone.
Kali ini mantan Panglima Wirabuana yang baru saja memasuki pensiun Mayjen Pur. Andi Sumangerukka, merespon kegiatan yang rencananya digelar akhir Agustus mendatang.
Mantan panglima yang baru 1 April kemarin memasuki masa pensiun sebagai jendral menerima dengan baik dan merespon positif akan terselenggaranya kegiatan akbar nanti.
“Alhamdulillah mantan panglima mendukung full kegiatan kita. Apalagi beliau juga masih keturunan dan keluarga,” kata Andi Dahrul kepada wartawan usai melakukan pertemuan di Rinra hotel minggu malam.
Menurutnya, sang Panglima berujar, sebagai ajang silaturahmi keluarga besar keturunan patut kita bangga dan apreasiasi, ujar Dahrul menirukan uacapan jendral bintang dua ini.
Sebelum silaturahmi dengan mantan panglima Kodam, panitia pertemuan keturunan raja Lapatau juga telah menyempatkan diskusi dengan mantan gubernur amin syam.
”Kita sudah ijin atau Tabe kepada orang tua atau sesepuh kita. Ingin lebih merekatkan persaudaraan sesama keturunan. Kita tidak bicara kasta,” ujar sekum Andi dahrul.
Turut hadir ketua umum, sekum, para wakil dan wakil sekertaris.




