Guru Honorer Bone di Pecat, Andi Fadli: Harus Ditinjau Ulang

  • Whatsapp

Koma.co.id, Makassar – Miris, pemecatan seorang guru honorer di Kabupaten Bone menyita perhatian sejumlah kalangan tidak terkecuali mantan Staf Ketua Kesatuan Pelajar Mahasiswa Bone, Andi Fadli.

Sebagai akademisi yang juga putera daerah, dirinya merasa bahwa pemecatan tersebut perlu tinjauan ulang.

Read More

“Pemecatan guru honorer harus tinjau ulang,” kata mantan dewan pertimbangan Kepmi Bone, Andi Fadli, Minggu (14/2/2021).

Namun naas, keadilan berkata lain akhirnya ia harus menerima kenyataan untuk tidak lagi bekerja sebagai guru tenaga honorer di sekolah itu.

Seperti dikutip dari online fajar.co.id, nasib guru honorer dua anak yang bernama Hervina   diberhentikan dari SD 169 Sadar setelah kabar keberangkatannya mengikuti sang suami ke Kalimantan juga rumor di sosial media tentang gajinya.

Karena itu, Andi Fadli menilai pemecatannya perlu dilakukan peninjauan sebab Hervina memiliki bukti real yang menyatakan dirinya telah terdaftar sebagai tenaga honorer di sekolah tersebut.

Hervina membuktikan kebenarannya dengan memperlihatkan adanya Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Bone tentang penugasan guru non PNS.

Dalam surat tersebut nama Hervina ditugaskan sebagai guru kelas SD Negeri 169 Sadar, berlaku dari 2 Januari-31 Desember 2020. Ditandatangani langsung oleh Andi Syamsiar selaku Kepala Dinas Pendidikan Bone.

Menyaksikan hal itu, Andi Fadli bersikukuh untuk tetap bertahan akan pendapatnya agar pemecatannya dipertimbangkan kembali.

“Aspek kemanusiaan yang menjadi utama, meski secara etis memang agak keliru,” jelas Fadli.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *