Masyarakat Majauleng Siap Sambut KKN UIN Alauddin 

Koma.co.id, Wajo– Sejumlah Pemerintah daerah (pemda) atau pemerintah kabupaten (pemkab) menyatakan keinginan dan kesiapan menerima peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Alaudddin angkatan 74 tahun 2024 ini, salah satu di antaranya Pemerintah Kabupaten Wajo.

Diketahui pemkab Wajo yang dijuluki Bumi Lamaddukelleng ini sudah sering menerima peserta KKN dari UIN Alauddin dan menempatkan pada kecamatannya bergiliran. Pada tahun ini, Kec. Majauleng ditunjuk Pemda Wajo menerima mahasiswa KKN yang berjumlah 110 orang.

Bertempat di kantor kecamatan Majauleng, Selasa, 16 Januari 2024, selaku Sekcam Majauleng, bapak H. Arman, S.IP., M.M. bersama aparat pemerintah kelurahan dan desa menyambut kedatangan Dosen Pembimbing (DP) dan Badan Pelaksana (BP) KKN saat melakukan survey. Dalam kesempatan itu, Amran menyatakan kembali kesiapannya menyambut dan menerima KKN UIN Alauddin. Sebagai bukti keseriusannya, ia telah mengundang 11 kepala kelurahan dan desa dari 18 kelurahan/desa yang ada di wilayahnya untuk turut hadir dalam penyambutan tersebut. Ke 11 kelurahan dan desa tersebut ialah: Kel. Limpomajang, kel. Macanang, kel. Uraiyang, desa Rumpia, desa Bontopenno, desa Tajo, desa Tua, desa Lamiku, desa Tosora, desa Tellulimpoe, dan desa Cinnanglabi.

Dalam pertemuan khidmat itu, Dr. Muh. Ilham Hamid, M.Ag. selaku DP menyampaikan terima kasih atas kesediaan masyarakat Majauleng melalui aparat pemerintahan masing-masing, sekaligus menyampaikan jadwal kedatangan rombongan mahasiswa KKN ke lokasi ini.

Muh. Ilham yang merupakan sekretaris program studi Manajemen Haji dan Umrah pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi juga tidak lupa meminta keterlibatan aktif masyarakat, terutama aparatur luran dan desa untuk membersamai mahasiswa nantinya agar tujuan KKN tercapai dengan maksimal. Sementara itu Dr. Zaenal Abidin, S.S., M.H.I. selaku BP meminta kesediaan masyarakat melalui aparat kelurahan dan desa untuk menjadi “dosen” bagi peserta KKN, karena sejatinya mahasiswa KKN sedang ber-kuliah dan bekerja secara nyata dalam merealisasikan sejumlah teori yang telah dipelajari di kampus, sekaligus belajar bersosialisasi secara nyata di tengah masyarakat.

Sebelum pamit untuk melanjutkan survey lokasi, Zaenal Abidin yang merupakan dosen prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syari’ah dan Hukum diminta untuk memimpin doa demi keberkahan pertemuan tersebut dan demi terwujudnya keinginan bersama. Acara sambutan ini pun diakhiri dengan sesi pengambilan dokumentasi oleh kedua belah pihak.(rls)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *