Koma.co.id, Jakarta– PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah. Solusi terbaru ini merupakan asuransi kesehatan tradisional komplit yang memiliki fleksibilitas untuk pilihan perlindungan kesehatan dengan jangkauan hingga ke seluruh dunia, Selasa, 30 Juni 2020.
PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah menawarkan perlindungan lengkap untuk risiko rawat inap sesuai tagihan rumah sakit dengan kemudahan registrasi dan administrasi rawat inap untuk pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan di seluruh rumah sakit mitra Prudential Indonesia, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Menurut, Pakar Ekonomi Kesehatan Masyarakat FKM UI Prof. Budi Hidayat tantangan kesehatan saat ini
jumlah penyakit penderita penyakit terus meningkat, didominasi oleh penyakit tidak menular ancama penyakit bterus mengintai, diperkirakan muncul lima penyakit baru tiap tahun penyakit baru yang sedang mewabah dan masih berkembang seperti Covid-19 dan ancaman penyakit dapat datang kapanpun, dan pada siapapun.
Tantangan kesehatan kebutuhan rawat inap semakin meningkat. Pada 2019, tercatat 39,77% masyarakat Indonesia pernah menjalani rawat inap di rumah sakit umum dan 38,57 di rumah sakit swasta.
Dampak yang ditimbulkan berupa pengeluaran Katastropik rumah tangga membelanjakan lebih dari 10% dari total konsumsi mereka untuk perawatan kesehatan berpotensi mengganggu kestabilan finansial keluarga.
“Solusinya dengan melakukan manajemen finansial. caranya dalam bentuk solusi perlindungan kesehatan yang sederhana namun dapat membantu diri dan keluarga menghadapi berbagai tantangan kesehatan, contoh dengan membali produk asuransi kesehatan yang terjangkau,” ujarnya.
Salah satu solusi perlindungan kesehatan dihadirkan oleh Prudential yang menawarkan produk baru seperti PRUSolusi Sehat dan PRUSolusi Sehat Syariah menawarkan perlindungan lengkap untuk risiko rawat inap sesuai tagihan rumah sakit dengan kemudahan registrasi dan administrasi rawat inap untuk pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan di seluruh rumah sakit mitra Prudential Indonesia, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Head of Product Development of Prudential Indonesia, Himawan Purnama menambahkan rata-rata kenaikan biaya kesehatan di Indonesia sangat tinggi dibandingkan negara lain sekitar 10,8% kenaikan.
“Bayangkan betapa besarnya biaya kesehatan. Maka dari itu masyarakat harus sadar dengan perlindungan kesehatan yang terjangkau,” kata Himawan.
Melihat kondisi yang ada saat ini, secara jangka pendek mungkin masih banyak masyarakat yang melihat asuransi kesehatan dibutuhkan.
“Perbedaan ini untuk masyarakat yang hanya membutuhkan perlindungan kesehatan saja murni yang dibayarkan setiap tahun dan akan hangus tapi busa diperpanjang hingga usia 90 tahun,” ujarnya.(mrw)





