Koma.co.id– Ajang pencarian early stage digital startup berdampak sosial di Indonesia, The NextDev Talent Scouting kembali digelar dengan mengusung tema Social Impact and Go Beyond” di tahun ke limanya ini.
Ini menunjukkan komitmen Telkomsel dalam pembangunan ekosistem digital nasional, sekaligus tanggung jawab sosial perusahaan untuk melengkapi para startup dengan kapabilitas dan kompetensi bisnis digital yang dapat mendukung dampak sosial ekonomi positif yang tercipta bagi bangsa Indonesia.
The NextDev Talent Scouting Makassar dilaksanakan pada Kamis, 18 Juli 2019 diikuti oleh 11 startup diantaranya DarahKita, seanesia, ANGKOT, blod.id, GOGARDEN, PasarBumi, klikbelajar, Dapurtani, cakap cakap, Digides, dan Booktron.
The NextDev Lead Project Manager, Steve Saerang mengatakan kehadiran The NextDevtahun ini mulai melebarkan konsep dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun ini yang jadi pembeda ada semacam kenaikan kualitas dari tahun lalu. Tahun ini agak lumayan menantang, karena ada penghargaan khusus di bidang artificial intelligence (AIA) dipercaya jadi teknologi masa depan yang jadi solusi untuk aplikasi yang mau bertahan hidup di masa depan,” jelas Steve.
Menurut Steve, Aplikasi pengguna AIA di Indonesia masih kurang, sehingga mereka mencoba untuk menggalakkannya dengan memberi penghargaan khusus.
“AIA akan banyak membantu masyarakat di Indonesia mengajak pembicara yang mengerti soal AIA datang ke kota-kota seperti kata.id, salah satu startup besar yang menggunakan AIA ini memang agak susah kategorinya tapi penting untuk diketahui kalau ini sangat penting untuk masa depan aplikasi,” tambahnya.
Dibanding sebelumnya, peserta The NextDev tahun ini mempunyai persentase skala nasional sebanyak 60-70% peminat.
Total 270 social impact startup terbaik se-Indonesia akan mempresentasikan ide brilian mereka dalam Local Stage Pitch yang berlangsung pada periode April hingga Oktober 2019 di sembilan kota : Jakarta (3 Mei), Denpasar (23 Mei), Palembang (27 Juni), Makassar (18 Juli), Medan (8 Agustus), Yogyakarta (29 Agustus), Pontianak (19 September), Semarang (10 Oktober), dan Surabaya (31 Oktober).
30 startup terbaik dari sembilan kota akan memperoleh beberapa bentuk pengembangan startup berupa 5G: Grant Money (dana pengembangan untuk best of the best), Good Opportunities (kesempatan memikat investor dan memperluas manfaat), Great Mentors (menemui ahli startup dan menggali insight baru), Generate Exposures (kesempatan go international dan publikasi media), dan Golden Ticket to The NextDev Academy (tiket untuk ikut program pengembangan early stage startup komprehensif). Namun, bentuk bantuan utama bagi startup terbaik akan diperebutkan di The NextDev Summit, November 2019.
Dalam The NextDev Talent Scouting 2019, persyaratan utama bagi pendaftar adalah harus memiliki Minimum Viable Product (MVP) yang berdampak sosial positif untuk membantu kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Beberapa contoh kategori sebagai dasar pengembangan solusi, yang merefleksikan berbagai bidang yang menyentuh aspek kehidupan masyarakat secara langsung, di antaranya pendidikan, pemerintahan, lingkungan, kesehatan, transportasi, pariwisata, energi, agrikultur, dan perdaganganThe NextDev Talent Scouting juga terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 18 hingga 30 tahun.(Marwah)





