LP2M UIN Alauddin Gandeng PT Nasmedia Tingkatkan Produktivitas Menulis Dosen

Koma.co.id,Gowa– Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar tampil sebagai motor penggerak dalam memperkuat tradisi menulis dosen melalui Workshop Penulisan dan Penerbitan Buku Ajar dan Referensi yang digelar di Kampus II UIN Alauddin, Senin (26/8). Workshop ini mengangkat tema Integrasi AI: Peran Co-Author untuk Penulisan Akurat, Humanis, dan Anti Plagiasi dan diikuti oleh 120 dosen dari berbagai fakultas.

Read More

Ketua LP2M, Dr. Hj. Rosmini Amin, M.Th.I., menegaskan bahwa penulisan buku ajar dan referensi adalah kebutuhan mendesak bagi dosen, bukan hanya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar tetapi juga untuk memperkuat posisi akademik. “Tulisan yang kuat hanya berarti bila diterbitkan. Dengan adanya workshop ini, LP2M mendorong agar dosen tidak hanya bergantung pada buku yang sudah ada, tetapi mampu menghadirkan karya asli yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, dosen diperkenalkan pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan sebagai mitra penulisan. Narasumber dari PT Nasmedia Indonesia, termasuk Ismail Djamaluddin, SE., MM. dan Achyar Achmad, S.Ag., SH., MH., memberikan pelatihan praktis penggunaan aplikasi seperti Grok, ChatGPT, dan Napkin AI untuk mendukung proses penulisan. Pendekatan ini diyakini akan mempercepat lahirnya karya akademik baru yang lebih terstruktur dan bebas dari plagiasi.

Selain pelatihan, LP2M juga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Nasmedia Indonesia untuk memastikan hasil karya dosen dapat diterbitkan sesuai standar mutu perbukuan nasional. PKS tersebut mencakup layanan mulai dari proofreading, layout, desain sampul, hingga pengajuan ISBN, sekaligus menjamin hak dosen sebagai penulis

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara UIN Alauddin Makassar dan PT Nasmedia Indonesia yang ditandatangani pada kesempatan yang sama. Melalui kegiatan ini, LP2M UIN Alauddin menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga penelitian dan pengabdian, tetapi juga sebagai fasilitator utama dalam melahirkan karya tulis ilmiah yang bermutu. “Target kami sederhana namun realistis, dalam 30 hari ke depan sudah ada buku karya dosen yang berhasil terbit. Ini adalah langkah awal untuk menghidupkan kembali semangat seribu buku dan memastikan eksistensi dosen terwujud lewat karya tulis yang sah secara akademik,” tutup Rosmini.(rls)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *