Koma.co.id, Bulukumba– Puskesmas Bontobahari, Kabupaten Bulukumba melakukan kegiatan Loka Karya Mini Lintas Sektor se-Kecamatan Bontobahari di ruang pertemuan Puskesmas Bontobahari, Selasa, 21/03/2023.
Kegiatan ini diikuti oleh Sekretaris Camat Bontobahari, perwakilan Polsek Bontobahari, Babinsa, KUA Bontobahari, seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Bontobahari, Kepala Sekolah SMA/SMK/SMP/MTs/SD/MI se-Kecamatan Bontobahari serta pengelola program Puskesmas Bontobahari.
Tujuan kegiatan ini untuk menyampaikan program kesehatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pengelola program pada berbagai sektor terkait. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Camat Bontobahari Andi Abdul Syukur, SE. Dalam sambutannya Sekretaris Camat menyampaikan apresiasinya atas kehadiran dan dukungan berbagai pihak.
“Saya berterima kasih pada pihak Puskesmas Bontobahari yang menyelenggarakan kegiatan ini guna mengetahui kesehatan masyarakat Bontobahari,” ucap Andi Abdul Syukur, SE.
Pada loka karya mini lintas sektor ini disampaikan capaian berbagai program yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pengelola program yaitu program penyakit tidak menular (PTM) oleh Rosnani, SKep, Ns; program imunisasi dan program kesehatan jiwa oleh Ariyati Yunus, AMK; program Gizi oleh Nuridah, AMD; program KIA oleh Hj Nihlawani, SST, SKM; dan program UKS oleh Muliati H, SKM.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir pada loka karya mini lintas sektor triwulan I ini. Kegiatan puskesmas saat ini berfokus pada upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit, contohnya kegiatan pencegahan penyakit menular di Posbindu,” ujar Hisbair, SKep, Ns, MKes selaku Kepala Puskesmas Bontobahari.
Dalam kesempatan ini juga Lurah Benjala menyampaikan apresiasi kepada pengelola kesehatan jiwa atas kinerjanya yang cekatan dalam menangani pasien ODGJ di Kelurahan Benjala. Selain itu, pesan dari Danramil Bontobahari yang disampaikan oleh Sertu Andarias agar setiap kegiatan puskesmas juga melibatkan Babinsa, bukan hanya kegiatan posyandu saja.
Sesi akhir dalam kegiatan ini ialah menyampaikan rencana tindak lanjut (RTL). Adapun RTL yang disepakati yaitu untuk penanganan stunting diharapkan pemerintah desa, kelurahan, babinsa, babinkantibmas dan sektor terkait untuk ikut berpartisipasi. Camat Bontobahari akan menerbitkan surat himbauan kepada desa dan lurah agar tidak menerbitkan surat rekomendasi bagi calon pengantin sebelum ada surat keterangan sehat dari puskesmas. Kerjasama pemerintah sangat diperlukan untuk penanganan program kesehatan jiwa. Pemerintah dan pihak sekolah untuk mendukung kegiatan program PTM di wilayahnya masing-masing.





